Beranda / Ilmu / 4 Hal Penting yang Harus Anda Ketahui Tentang Wudhu

4 Hal Penting yang Harus Anda Ketahui Tentang Wudhu

Jendelainfo.com – Mengetahui tentang wudhu, tata cara berwudhu secara benar adalah perkara yang sangat penting. Hal ini dikarenakan wudhu adalah ibadah yang sangat agung dan merupakan syarat sah ibadah shalat seseorang.

Berikut ini 4 hal penting yang harus kita ketahui terkait dengan wudhu.

Pertama: Syarat Sahnya Wudhu

  1. Islam
  2. Berakal
  3. Tamyyiz
  4. Niat
  5. Menggunakan air yang suci
  6. Menghilangkan apa yang dapat menghalangi sampainya air ke kulit.

Kedua: Fardhu-fardhu/wajib-wajib wudhu

  1. Membasuh wajah
  2. Membasuh kedua tangan sampai siku
  3. Mengusap kepala
  4. Membasuh kedua kaki
  5. Tartib (berurutan)
  6. Muwaalaat (berkesinambungan sampai selesai).

Ketiga: Tatacara Wudhu

1. Niat.

2.Membaca Basmallah

3. Membasuh kedua telapak tangan.

Dilakukan sebanyak 3×. Terkadang dilakukan sebanyak 2× atau 1×.

Diantara hadits yang menerangkan hal ini dari Humran –bekas budaknya Utsman bin Affan- beliau pernah melihat Utsman meminta air untuk wudhu, lalu beliau (Utsman) menuangkan air ke kedua telapak tangannya dari wadah tersebut maka dibasuhlah sebanyak tiga kali, beliau lantas mencelupkan tangan kanannya ke dalam air tersebut kemudian berkumur-kumur, istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung) dan istinsyar (mengeluarkannya). Kemudian beliau membasuh wajahnya sebanyak tiga kali, kemudian membasuh tangannya sampai sikunya sebanyak tiga kali, kemudian mengusap kepalanya, kemudian membasuh setiap kakinya sebanyak tiga kali. Kemudian beliau berkata : “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwudhu seperti wudhuku ini dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ‘Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian shalat dua rakaat tidak berkata-kata di jiwanya (khusyu’), maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.’”
(HR. Bukhari dan Muslim)

4. Madmadhah (berkumur-kumur), Istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung dengan tarikan nafasnya) dan istinsyar (mengeluarkan air dari hidung dengan dorongan nafasnya).

Dilakukan sebanyak 3×. Terkadang dilakukan sebanyak 2× atau 1×.

5. Membasuh wajah.

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’aala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى المَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian hendak berdiri mengerjakan shalat, basuhlah wajah-wajah kalian, kemudian tangan-tangan kalian sampai siku, kemudian usaplah kepala-kepala kalian, kemudian basuhlah kaki-kaki kalian sampai kedua mata kaki.” (al-Maidah:6).

Dilakukan sebanyak 3×. Terkadang dilakukan sebanyak 2× atau 1×

6. Membasuh kedua tangan sampai ke siku.

Dilakukan sebanyak 3×. Terkadang dilakukan sebanyak 2× atau 1×

7. Mengusap kepala seluruhnya termasuk telinga 1×.

Cara mengusapnya yaitu mengusap kepala dengan kedua tangan dari depan menuju ke belakang sampai ke tengkuk kemudian mengembalikannya ke tempat awal kemudian memasukkan jari telunjuk ke dalam telinga dan ibu jari di belakang daun telinga (bagian luar) dan digerakkan dari bawah daun telinga sampai ke atas. Sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits.

8. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.

Dilakukan sebanyak 3×. Terkadang dilakukan sebanyak 2× atau 1×

9. At-Tartiib

Yaitu Membasuh anggota wudhu satu demi satu dengan urutan yang sebagaimana Allah dan rasul-Nya perintahkan.

10. Al Muwaalaat

Yaitu berkesinambungan dalam berwudhu sampai selesai tidak terhenti atau terputus.

11. Membaca Doa/dzikir setelah berwudhu

Tentang hal ini Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian berwudhu dan sampai selesai atau menyempurnakan wudhu kemudian membaca doa;
“Aku bersaksi tidak ada ilah (sesembahan) yang berhaq disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwasannya Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya, melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga yang dia bisa masuk dari pintu mana saja yang dia kehendaki.”

Dalam sebuah riwayat;

أَشْهَدُ اَنْ لاَإِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

“Aku bersaksi tidak ada ilah (sesembahan) yang berhaq disembah kecuali Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwasannya muhammad hamba Allah dan utusannya”
(HR. Muslim)

Keempat: Tidak boleh berlebihan dalam mengunakan air ketika berwudhu.

Berlebihan dalam menggunakan air ketika berwudhu bentuk dari menyelisihi petunjuk Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam, sebagaimana dalam sebuah hadits Anas Bin Malik berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi dengan satu sha’ sampai lima mud dan berwudhu dengan satu mud.” (HR. Mutafaqun alaihi)

1 shaa’ = 4 mud

1 mud = gabungan telapak tangan orang dewasa yang sedang (tidak besar).

Itu 4 hal penting untum diketahui tentang wudhu beserta tatacaranya. (Joko)

Baca Juga

pembatal wudhu

6 yang Merupakan Pembatal Wudhu

Jendelainfo.com – Selain tata cara wudhu, perkara wudhu yang penting untuk kita ketahui adalah pembatal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *