Beranda / Ilmu / 8 Hal Penting Untuk Diketahui Tentang Sholat Idul Fitri

8 Hal Penting Untuk Diketahui Tentang Sholat Idul Fitri

Jendelainfo.com – Shalat ied adalah sebuah ibadah yang sangat agung yang penting untuk kita mengilmui tatacaranya, berikut ini beberapa hal penting untuk diketahui terkait dengan shoalat ied;

1. Hukum Shalat Hari Raya

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum shalat Ied, adapun kami cenderung kepada pendapat ulama yang mengatakan wajib.

2. Waktu di laksanakkan shalat Ied

Waktunya adalah mulai dari naiknya matahari setinggi tombak hingga matahari tergelincir.

3. Sifat dan Jumlah Rakaat Shalat

Shalat ied dilakukan sebanyak dua rakaat, bertakbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan bertakbir sebanyak lima kali pada takbir kedua. Dan membaca surat Sabihisma pada rakat pertama dan Hal Ataka Haditsul Ghasiah pada rakaat kedua setelah membaca Al-Fatihah.

Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwasannya

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى يَوْمَ الْفِطْرِرَكْعَتَيْنِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat pada hari iedul fitri dua rakaat.” (Mutafaqun Alaihi)

Dari Amr’ bin Auf, dari bapaknya dari kakeknya radhiyallahu ‘anhu menuturkan :

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ كَبَّرَ فِيالْعِيدَيْنِ سَبْعًا فِي الأُولَى، وَخَمْسًا فِي الآخِرَةِ

“Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertakbir pada shalat iedain (idul fitri dan idul adha) tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat terakhir (kedua –ed)” (HR. Ibnu Majah)

4. Takbiratul Ihram termasuk dari tujuh kali takbir yang diucapkan pada rakaat pertama

Selain pendapat tersebut, terdapat sebagian ulama yang memiliki pendapat dan mengatakan bahwa takbiratul ihram tidak termasuk.

Adapun takbir bangkit dari rakaat pertama mau masuk ke rakaat kedua tidak termsuk takbir yng lima pada rakaat kedua.

5. Shalat ied dilaksanakan di tanah lapang

Tidak dinukilkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau shalat ied di masjid tanpa ada udzur. Dan tidak ada kesusahan untuk melaksakan shalat ied ditanah lapang di karenakan hal itu tidaklah terulang pelaksanaanya (hanya setahun sekali –ed) tidak seperti shalat jum’at (yang dilakukan sepekan sekali) yang dilaksanakan di masjid. Kecuali ada udzur seperti hujan atau cuaca yang sangat dingin maka boleh melaksanakan shalat ied di masjid.

6. Khutbah dilaksanakan setelah shalat ied

Hal ini berdasarkan sebuah hadits dimana Ibnu Abbas menuturkan :

شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليهوسلم وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ ،رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُم،فَكُلُّهُمْ كَانُوا يُصَلُّونَ قَبْلَ الْخُطْبَةِ.

“Aku Menghadiri shalat Ied bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman mereka semua shalat sebelum khutbah.”(HR. Bukhari dan Muslim)

7. Tidak ada pada shalat ied fitri dan adha adzan dan iqamat

Sebagaimana dari Jabir, menuturkan : ‘Aku shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada shalat ied tidak hanya sekali atau dua kali, beliau memulai dengan shalat sebelum khutbah tanpa adzan dan iqamat.”
(HR. Muslim)

8. Tidak ada shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat ied

Hal ini berdasarkan sebuah hadist dari Ibnu Abbas menuturkan bahwasannya

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى يَوْمَ الْفِطْرِرَكْعَتَيْنِ لَمْ يُصَلِّ قَبْلَهَا، وَلاَبَعْدَهَا

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat pada hari ied dua rakaat, tidak shalat pada sebelumnya dan tidak pula sesudahnya.” (Mutafaqun Alaihi)

Itu 9 hal yang penting untuk diketahui seputar sholat ied. (Joko)

Baca Juga

Prosedur pengurusan ijin p-irt

MENIKAH DI BULAN SYAWWAL DALAM ISLAM, DIANJURKAN ATAUKAH MALAH DILARANG?

Jendelainfo.com – Bagi sebagian orang masih beranggapan bahwa bulan Syawal adalah bulan sial. Dalam pandangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *