Beranda / Fokus / Benarkah PKI Tidak Mungkin Bangkit Lagi?

Benarkah PKI Tidak Mungkin Bangkit Lagi?

Penjual Kaus Palu Arit Onlne

Jendelainfo.com – Pertanyaan yang semakin sering terlontar akhir-akhir ini, “Benarkah PKI tidak mungkin bangkit lagi?” Jawabannya, bisa benar bisa tidak.

PKI sebagai sebuah Partai, selama peraturan tentang pembubaran dan pelarangan pendirian PKI belum dicabut maka tidak mungkin untuk bangkit (didirikan, Ed.). Tetapi ini bukan sekedar masalah PKI sebagai partai.

Ideologi tidak dapat dipasung. Komunisme sebagai ideologi yang diusung oleh PKI tidak dapat dihapuskan. Simaklah pernyataan anak tokoh PKI berikut:

Link di sini 

Komunisme dapat berganti baju Partai, dapat menjelma menjadi tokoh baru.

Marak beredar di dunia maya dan nyata, simbol, pemikiran, dan tulisan berbau faham Komunisme dijajakan kembali. Berbagai dalih mereka buat dan beragam alasan mereka cari. Atas nama rekonsiliasi, mencari fakta, meluruskan sejarah, menguak tabir, dan sebagainya. Pada kenyataannya, ujungnya hanya satu yaitu “Aku bangga menjadi seorang anak PKI.”

Kobarkan Semangat Banteng

Dan Aidit pun seakan hidup kembali. Jargon-jargon, slogan-slogan, semboyan-semboyan ke-kiri-an sayup-sayup terdengar berkumandang. Kobarkan Semangat Banteng, Laporan Politik Kepada Sidang Pleno kedua CCPKI yang diperluas dengan Komisi Verifikasi dan Komisi Kontrol Central di Jakarta tanggal 23-25 Desember 1963 ditulis oleh D.N. Aidit (1963).

Kobarkan Semangat Banteng
Buku D. N. Aidit, Kobarkan Semangat Banteng mulai Dijual Bebas

Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (Pembebasan), Komite Rakyat Bersatu (KRB), lndonesian People’s Alliance (lPA), Dan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) adalah segelintir nama.

Masih ingatkah dengan Partai Rakyat Demokratik (PRD)? Partai ini awal didirikannya mengusung asas Sosial demokrasi kerakyatan. PRD didirikan di Sleman, 15 April 1996 dan dideklarasikan di Jakarta, 22 Juli 1996.

Atau nama Budiman Sudjatmiko dan Dita Indah Sari? Partai ini sebelumnya bernama Persatuan Rakyat Demokratik, di mana kemudian mengalami perpecahan. Persatuan Rakyat Demokratik adalah organisasi payung dari organisasi-organisasi massa lintas sektoral:

  1. Sektor Buruh – Pusat Perjuangan Buruh Indonesia (PPBI), yang kemudian menjadi Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI). Tokoh-tokohnya antara lain: Dita Indah Sari, Suyat (hilang sejak 1998 hingga sekarang), Bimo Petrus (hilang sejak tahun 1998 hingga sekarang);
  2. Sektor Budaya dan Seniman – Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKKER). Tokoh-tokohnya antara lain: Rahardja Waluyo Djati, Widji Thukul (hilang sejak tahun 1998 hingga sekarang);
  3. Sektor Tani – Serikat Tani Nasional (STN). Tokoh-tokohnya antara lain: Sereida Tambunan, Mashuri, Linda Chrystanti, Herman Hendrawan (hilang sejak tahun 1998 hingga sekarang); dan
  4. Sektor Mahasiswa – Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID). Tokoh-tokohnya antara lain: Munif Laredo, Andi Arief, Garda Sembiring.

Budiman Sudjatmiko. Budiman, yang pernah dipenjara pada era pemerintahan Presiden Soeharto paska terjadi kerusuhan 27 Juli 1996, kini meniti karier politik di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia duduk sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dan masuk periode berikutnya 2014-2019. Pilihan Budiman kepada partai banteng ini memang tak jauh-jauh, mengingat PRD dulu sempat menggadang-gadang Megawati Soekarnoputri, ketua umum PDIP, sebagai capres menggantikan Soeharto.

Bagaimana anda memahami tulisan Puji Ratna Sari berjudul Kaum Komunis juga Punya Hak Hidup di Bumi Indonesia ini. Tulisannya sebagai pembelaan terhadap PRD sekaligus kaum Komunis.

Demikianlah, PKI boleh jadi tidak mungkin hidup lagi. Tetapi, ideologi komunisme tidak mungkin dipasung. Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertolongan. (WIS)

Baca Juga

RED ARMY

PATUT DICURIGAI YANG BILANG TIDAK ADA PKI, MUNGKIN DIA YANG KOMUNISME

Jendelainfo.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menganggap bahwa ideologi komunis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *