Beranda / Bimbingan Islam / Aqidah / Berharap Rezeki dan Keberuntungan Hidup

Berharap Rezeki dan Keberuntungan Hidup

Jendi – Di Situs Astana Gede Kawali Ciamis, ada mitos yang beredar di masyarakat. Terdapat 3 batu yang bisa memberi keturunan, jodoh, hingga poligami. Naudzubillahimindzalik. Ini adalah perkara yang bertentangan dengan firman Allah:

(وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (107

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Yunus: 107)

Solusi Permasalahan Hidup

Ketika umat ditimpa berbagai macam krisis, baik krisis ekonomi, moral, akhlaq maupun aqidah, mulailah berbagai macam usaha dan upaya mereka lakukan untuk berusaha mengatasinya. Ada yang mengupayakan secara sendiri-sendiri dan ada pula yang mengupayakannya secara berkelompok. Ada yang memulainya dengan instropeksi diri dan ada pula yang mencari-cari solusi dari luar dirinya. Dan tanpa bimbingan serta hidayah dari Allah sebagiannya terjatuh kepada cara-cara yang tidak dibenarkan secara syariat.

Padahal tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman terkait segala solusi permasalahan di dalam kehidupan ini:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (al-A’raaf: 96)

Dengan ayat di atas Allah menjelaskan bahwa jika suatu kaum senantiasa beriman dan bertaqwa kepada-Nya maka Allah akan memberikan berkah-Nya. Tapi sebaliknya jika mereka mendustakan ajaran Allah, kafir, ingkar kepada Allah dan rasul-Nya, dengan berbuat kesyirikan dan menyimpang serta menyelewengkan agama, maka berkah tersebut akan tercabut. Ini adalah bahaya kesyirikan di dunia. Adapun bahaya kesyirikan di akhirat lebih besar lagi. Allah tidak akan mengampuni pelakunya dan Allah pasti akan mengadzabnya.

Perbuatan meyakini bahwa ada di atara makhluk Allah yang mampu memberikan solusi permasalahan, mengangkat segala beban dan kesusahan yang dihadapi, memberikan rejeki, atau hal-hal lainnya yang semata menjadi hak Allah merupakan bagian dari perbuatan menyekutukan Allah. Padahal, Allah sudah berfirman:

(76) قُلْ أَتَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا ۚ وَاللَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Katakanlah: “Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?” Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al-Ma’idah: 76)

Terlebih, di dalam Al-Qur’an berulang kali Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang hamba-Nya dari perbuatan sesat ini. Bahkan larangan pertama di dalam Al-Qur’an ialah larangan dari perbuatan syirik. Allah berfirman di dalam surat Al-Baqarah (2:22),

فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah tandingan-tandingan dalam keadaan kalian mengetahui.” (Al-Baqarah 2:22)

Dan karena perbuatan menyekutukan Allah adalah sebesar-besar kemaksiatan, maka bukanlah ketenanangan dan keberkahan yang akan didapatkan oleh pelakunya melainkan justru dampak jeleknya adalah paling besar seperti merusak hati, mengurangi keyakinan dan keimanan, mematikan hati, menyempitkan dada, menghilangkan ketenangan, menyebabkan hilangnya wibawa, terhina dan lain-lainnya. Hanya Allah yang mengetahui atas segala sesuatu. AJB

Baca Juga

beribadah dan tidak membenci wahabi

Hanya Kepada Allah, Kita Beribadah

Jendelainfo.com – Hampir-hampir engkau tidak menjumpai seorang pun kecuali dia menjadikan dunia sebagai ukuran kesuksesan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *