Beranda / Warta / Ingin Menyuap Polisi, Malah Kena Tampar

Ingin Menyuap Polisi, Malah Kena Tampar

Jendelainfo.com – Adalah Adikson, seorang warga dari Kupang Nusa Tenggara Timur, mungkin akan mengambil pelajaran berharga di dalam hidupnya, saat bertemu dengan Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C Nugroho. Dirinya kena tampar Kapolres karena didapati ingin menyuap.

Bermula dari Anthon dalam perjalanan pulang dari Mapolda NTT secara tidak sengaja bertemu seorang pengendara sepeda motor tanpa menggunakan kelengkapan berkendara di sekitar Jalan Frans Seda, Kota Kupang. Melihat kendaraan yang tak sesuai prosedur, Anthon lalu menyuruh sopirnya untuk mengejar sang pengendara yang diketahui bernama Adikson tersebut untuk memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Saat dihentikan dan diperiksa, kendaraan tersebut ternyata tidak memiliki kelengkapan surat. Bahkan pengendara juga tidak memiliki surat identitas atau KTP maupun Surat Izin Mengemudi. “Lagi balik dari Polda kok dari arah sebelah ada motor protolan, ya saya balik kejar, situasi memungkinkan kita hentikan dan periksa dokumennya, ternyata blas enggak ada identitas termasuk pengemudinya,” katanya, Kamis (15/6).

Saat Anthon sedang menjelaskan aturan tentang berlalu lintas yang baik dan benar, Adikson mengocek sakunya lalu meremas uang Rp 50 ribu lalu disodorkan ke tangan Anthon. “Eh kita lagi jelaskan, dia remas uang Rp 50 ribu paksa ke tangan saya untuk terima, saya kaget dan saya buka telapak tangan lebar-lebar, lalu saya menampar dia bersama uang yang dia taru di tangan saya,” jelasnya. Diketahui ingin menyuap, Adikson akhirnya ditilang dan diamankan ke kantor Satlantas Polres Kupang Kota. “Perilaku oknum masyarakat seperti ini, berarti tidak sayang polisi, tidak mendidik polisi, sehingga harus kita tindak,” tegas Anthon.

Para pembaca jendelainfo.com yang budiman, seharusnya kejadian di atas menjadi pelajaran bagi kita semua, seorang pengendara hendaknya melengkapi semua peraturan berlalu lintas yang ada. Bawalah selalu kelengkapan surat-surat kendaraan dan jadikan kelayakan kendaraan kita layak dengan standar aturan yang ada, karena dengan menaati peraturan, berarti kita telah berikhtiyar dalam menjaga keselamatan kita di jalanan.

Lebih dari itu semua, hendaknya kita juga selalu meniatkan ibadah di dalam menaati peraturan lalu lintas, yaitu mengamalkan firman Allah ta’ala,

《يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ》
Artinya,
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul, dan ulil amri diantara kalian.” (QS. An-Nisaa: 59)

Terkhusus bagi anda yang ingin mudik atau bepergian jauh, raihlah keselamatan perjalanan Anda dengan iringan pahala karena melandasi taat berlalu lintas dengan ayat mulia di atas. Wallahu alam. (Ulungtoto)

Baca Juga

Pasukan Pengganjal Roda

Jendelainfo.com – Sebanyak 2.700 personil polisi dan sekitar 4.000 mitra keamanan yang berasal dari masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *