Beranda / Fokus / Iran Memerangi ISIS, Benarkah? Simak Faktanya!

Iran Memerangi ISIS, Benarkah? Simak Faktanya!

Jendelainfo.com – Dari masa kemasa perjalanan sejarah Syiah senantiasa menorehkan catatan kelam terhadap Islam dan umat Islam. Begitu banyak dan besar andil Syiah ini dalam merusak dan mengubah agama Islam, mereka merusak Islam dari dalam.

Sudah tidak terhitung lagi penghianatan demi penghianatan, pembantaian demi pembantaian yang telah dilakukan agama bentukan Abdulloh bin Saba’ ini terhadam umat Islam. Tinta hitam telah menulis sepak terjang agama Syiah ini dari waktu kewaktu. Hari-hari inipun diwarnai perjalanan catatan kelam sepak terjang Syiah di seluruh penjuru negeri-negeri kaum muslimin.

Di Yaman mereka memberontak yang mengakibatkan jatuhnya ribuan korban dari kalangan rakyat sipil, di Suriah ratusan ribu rakyat sipil juga jatuh berguguran menjadi korban kebiadaban yang dilancarkan rezim Syiah Bashar Assad. PBB melaporkan pada bulan April 2016 saja sudah 400.000 yang dibantai oleh rezim Syiah terhadap penduduknya sendiri yang beragama Muslim Sunni. Berdasarkan laporan Syrian Center for Policy Research, sebuah organisasi penelitian independen, jumlah kematian akibat konflik di Suriah hingga Februari 2016 mencapai angka 470.000 orang sipil yang kebanyakannya adalah wanita dan anak kecil.

Belum lagi upaya-upaya Syiah membuat kekacauan diberbagai negara, di Bahrain,Somalia,Saudi Arabia,Yaman dan negara-negara muslim lainya. Masih hangat di ingatan kita pula tragedi Mina pada musim haji tahun lalu,tak kurang dari 2.177 meninggal dunia,456 orang berasal dari Iran dan merupakan yang terbanyak karena merekalah penyebab musibah besar tersebut. Mereka sengaja berjalan melawan arus jama’ah haji yang telah ditentukan pemerintah Saudi Arabia, sehingga berjatuhanlah korban yang sangat banyak. Apakah ini kebetulan ataukah disekenario?Jawabnya dengan mudah bagi orang yang adil, bahwa ini semua merupakan skenario Syiah untuk merusak citra negeri tauhid Saudi Arabia dimata dunia Internasional.

Kemudian alihkan pandangan kita kesebuah negeri yang selalu diwarnai peperangan,yakni negeri Irak yang saat ini dikuasai oleh rezim Syiah dengan sekutunya Amerika dimana dibagian negeri ini telah dideklarasikan sebuah Kekhilafahan Islam katanya, tepatnya pada Juli 2014 silam,yang menamakan diri dengan ISIS.

Timbul pertanyaan kemudian atas manufer politik Iran yang dipropagandakan kepada dunia yakni Iran memerangi ISIS. benarkah? Sangat wajar kiranya kalau pertanyaan itu timbul dari orang yang adil melihat fakta dan data dilapangan yang sekali lagi data-data itu bisa dengan mudah didapatkan.

Munculnya pernyataan diatas tentu sangat wajar, karena isu perang melawan terorisme ISIS atau kelompok takfiri menjadi pembenaran dari aksi-aksi agama Syiah ini disejumlah negara. Sebagai contoh gerakan mereka menyerang membantai kaum muslimin baru-baru ini di Mosul Iraq merupakan sebuah propaganda Iran yang merupakan pusat agama Syiah dunia ini sebagai perang melawan teroris takfiri ISIS.

Observatorium untuk Hak Asasi Manusia Irak mengatakan bahwa sejak kampanye di Mosul dimulai pada 19 Februari lalu, laporan yang belum dikonfirmasi mengatakan hampir 700 warga sipil telah tewas oleh serangan udara pemerintah yang sekarang telah dikuasai Syiah dan tentara koalisi mereka yakni Amerika Serikat yang anehnya dibelahan dunia yang lain mereka mengembar-gemborkan slogan anti Amerika.

Sungguh mengejutkan sebuah laporan dari media barat CNN menyebutkan Semenjak mendeklarasikan kekhalifahan pada bulan Juni 2014 silam, ISIS telah melakukan atau menginspirasi lebih dari 140 serangan di 29 negara diluar Iraq dan Suriah(adapun di Iraq dan Suriah tak terhitung lagi jumlahnya) dimana pembantaian telah menyebabkan korban jiwa yang sangat banyak. Serangan tersebut telah membunuh setidaknya 2.043 orang dan melukai ribuan lainnya. Namun apakah ISIS menyerang Iran? Jawabanya, tidak sekalipun ISIS menyerang Iran. Kenapa? Karena tidak lain ISIS adalah kepanjangan tangan Syiah Iran untuk melegitimasi serangan ke Negara atau wilayah yang hendak dikuasainya,dengan dalih perang melawan terorisme takfiri wahabi yang oleh pemerintah Iran dicap sebagai ideologi ISIS ini.

Kewaspadaan terhadap sekte menyimpang ini tentunya perlu sangat ditingkatkan. Sebuah skenario besar yang diungkap oleh Saudi Arabia sebagai pimpinan koalisi 34 negara dalam memerangi terorisme ini bahwa negara Syiah Iran dalang dibalik teror dan teroris dunia. Keberadaan mereka dinegeri kita pun bukan isapan jempol belaka. Mereka telah bergerak dan terus bergerak. Waspadalah! (Abdullah)

Baca Juga

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG TAQIYYAH

Pada artikel berikut ini kita akan membahas aqidah rafidhah tentang taqiyyah. Yang sebelumnya telah diawali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *