Beranda / Internasional / Kemegahan Makam Imam Khomeini di Tengah Kemiskinan Iran

Kemegahan Makam Imam Khomeini di Tengah Kemiskinan Iran

Jendelainfo.com – Iran, negeri para Mullah, identik dengan keberadaan makam-makam besar dan megah dari para tokoh-tokohnya. Suatu hal yang lumrah karena memang di negara ini makam para tokohnya begitu dipuja dan diagungkan. Dan mereka berkeyakinan ibadah ditempat tersebut memiliki keutamaan yang sangat besar. Iya, hal ini tercantum jelas di dalam kitab-kitab agama mereka.

Sebutkan saja beberapa diantaranya. Tempat peristirahatan terakhir Imamzadeh Saleh, putra Musa al-Khadhim, Imam Syi’ah ketujuh. Pemakaman Shah Abdol Azim, keturunan imam Syi’ah kedua, Hassan Ibn Ali. Katakanlah itu para pendahulu mereka. Mungkin mereka akan berkilah hal itu jauh sebelum masa Iran modern. Mariah kita melihat tokoh generasi belakangan. Makam Imam Khomeini.

Makam Imamzadeh Saleh
Makam Imamzadeh Saleh
Makam Shah Abdol Azim
Makam Shah Abdol Azim

Ramai diberitakan, konon makam ini dibangun dengan biaya yang sangat mahal. Proyek pembangunan memakan waktu tiga tahun. Pekerjaan dimulai pertengahan tahun 1989 dan selesai di bulan Juni 1992. Makam ini berada di dalam komplek yang secara keseluruhannya memiliki luas sekitar 20.000 meter persegi.

Makam Imam Khomeini
Makam Imam Khomeini

Beberapa waktu lalu. Lokasi ini mengalami pemugaran dan pengembangan. Sebuah sumber mengatakan bahwa nilai proyek tersebut menelan anggaran 6 milyar dollar Amerika. Segera hal ini menjadi sebuah kontroversi. Belakangan bahkan para pengagumnya memberikan kritikan pedas terkait proyek ini. Bagaimana tidak, ketika menjatuhkan pemerintahan Pahlevi, Imam Khomeini menyerukan gaya hidup sederhana. Melihat kenyataan ini sungguh ibarat jauh panggang daripada api.

Kemiskinan Membelit Iran

Jauh dari kemewahan makam Imam Khomeini tersebut, kisah memilukan diangkat oleh seorang fotografer kenamaan Saeed Gholamhoseini. Gambar diambil di Shahriar, sekitar 20 kilometer (12 mil) sebelah barat Tehran, dan dipublikasikan di harian Shahrvand. Disebutkan di sana bahwa sekitar 50 orang laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang kebanyakannya pecandu obat-obatan, hidup di pemakaman.

Foto sumber: www.isna.ir
Foto sumber: www.isna.ir
Foto sumber: www.isna.ir
Foto sumber: www.isna.ir
Foto sumber: www.isna.ir
Foto sumber: www.isna.ir

Seorang sutradara film pemenang Oscar bernama Asghar Farhadi, merasa sedih dan kecewa mengetahui hal tersebut. Dia pun menulis surat terbuka kepada Presiden Iran Hassan Rouhani. Di dalam suratnya dia menyarankan pemerintah untuk segera keluar dan bertindak demi melihat kenyataan apa yang sesungguhnya terjadi di masyarakat. (WIS)

Baca Juga

Kerajaan Arab Saudi

Kebaikan Pemerintah Arab Saudi Terhadap Syiah dan Iran Meskipun Dimusuhi

Jendelainfo.com – Ulama Syiah terkemuka asal Irak, Moqtada al-Sadr, melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *