Beranda / Warta / Ketidaksengajaan ataukah Provokasi: Bahaya Mengancam dari Perang Iran

Ketidaksengajaan ataukah Provokasi: Bahaya Mengancam dari Perang Iran

Jendelainfo.com – Beberapa waktu belakangan Iran seringkali mengeluarkan pernyataan dan melakukan tindakan yang cenderung dapat membahayakan keamanan serta perdamaian di kawasan teluk khususnya dan dunia pada umumnya.

Dimulai dari yang berskala kecil hingga besar, nasional hingga internasional, lokal hingga global.

Dapat disimak rekam jejak mereka di tanah haram denag berbagai aksi dan provokasi terhadap jemaah haji, perlindung mereka terhadap terduga dan tersangka pelaku teror dan terorisme, hingga uji coba rudal nuklir yang dilarang oleh PBB.

Dan ini yang terbaru, Iran kembali meluncurkan rudal balistik dari kapal selam. Misil bernama Hormuz 2 mereka klaim mampu menghancurkan sasaran di permukaan laut dengan jangkau jarak 300 Km, sebagaimana berita yang dirilis halaman Soot.net.

Di dalam pernyataan resmi mereka, uji coba tersebut dikatakan berhasil menghancurkan sasaran berjarak 250 Km. Demikian disampaikan oleh Amir Ali Hajizadeh, Komandan IRGC Pasukan Angkatan Udara Iran.

Uji coba ini digelar di puncak ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Sebelumnya Iran menuding AS melakukan provokasi dalam dua insiden terpisah di Teluk Persia pekan lalu.

Pekan lalu, sebuah kapal perang Amerika Serikat yang melintasi Selat Hormuz mengubah rutenya dan mendekati kapal-kapal Garda Revolusi dalam jarak hanya 550 meter.

Tidak kalah garang, Iran berusaha cuci tangan dengan mengatakan, tindakan AS dan Inggris dalam beberapa hari terakhir menunjukan bahwa kedua negara itu memiliki tujuan provokatif, ilegal, dan merusak.

Namun, Pentagon justru menuding angkatan laut Iran yang bersikap tak profesional dalam insiden di Selat Hormuz itu.

Baca Juga

Kerajaan Arab Saudi

Kebaikan Pemerintah Arab Saudi Terhadap Syiah dan Iran Meskipun Dimusuhi

Jendelainfo.com – Ulama Syiah terkemuka asal Irak, Moqtada al-Sadr, melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *