Beranda / Fokus / Mewaspadai Bahaya Laten Gerakan Transinternasional Faham Komunisme Di Indonesia – 2

Mewaspadai Bahaya Laten Gerakan Transinternasional Faham Komunisme Di Indonesia – 2

Aksi Dari Jalan Bawah

Aksi politik lainnya adalah aksi dari jalan bawah. Aksi ini dilakukan didaerah-daerah yang menjadi basis gerakan bawah tanahnya pada masa pendudukan Jepang. Di sini mereka mengobarkan semangat pertentangan kelas. Para pejabat pemerintah serta merta “dicap” sebagai penindas, kaki tangan fasis. Orang·orang komunis sebagai pembawa misi, berusaha merongrong”revolusinya kaum borjuis” dengan melakukan “revolusi·revolusi” lokal.

Rakyat di beberapa daerah dihasut bahkan diintimidasi agar ikut melaksanakan “revolusi komunis” yang pada hakekatnya merongrong kewibawaan dan kedaulatan negara RI. Perebutan-perebutan kekuasaan lokal
dimaksudkan sebagai daerah yang dibebaskan untuk mengepung wilayah RI. Aksi dari jalan atas dan dari jalan bawah bermuara dalam Pemberontakan PKI di Madiun pada 1948.

Dengan mengamati sejarah aksi-aksi PKI secara cermat, pastilah diperoleh pelajaran atau masukan tentang aksi-aksi tatkala PKI bergerak secara Iaten sebagai gerakan bawah tanah, sampai kepada aksi memperkuat diri dengan menyusupkan kader-kadernya dalam semua lini, baik pemerintahan, militer/TNI, kepolisian, organisasi-organisasi buruh, organisasi yang berbasis kerakyatan, LSM, KOMNASHAM dll. Diakhiri dengan melakukan operasi sekali pukul berupa perebutan kekuasaan yang dilakukan secara serentak.

Dengan demikian kita dapat meningkatkan kewaspadaan nasional kita dari bahaya faham komunisme yang dewasa ini sedang bergerak secara Iaten,bahkan mereka kini telah berhasil kembali memperoleh posisi strategis di pemerintahan,parlemen,militer,kepolisian,organisasi-organisasi buruh, tani, LSM, KOMNASHAM organisasi-organisasi mahasiswa pun takluput dari gerakan laten komunisme ini. (Abdullah)

WASPADALAH

Sumber bacaan : Buku Bahaya Laten Komunisme Di Indonesia Pusjarah TNI

Baca Juga

taqwa

Video: Taqwa Kunci Kejayaan Umat di Dunia dan Akhirat

Natal Menurut Islam

Perayaan Tahun Baru dan Natal Menurut Islam

Semestinya seorang muslim menimbang segala ucapan dan perbuatannya dengan timbangan syari’at Allah Ta’ala. Bagaimana Islam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *