Beranda / Internasional / Misi Kemanusiaan Sebuah Operasi Militer

Misi Kemanusiaan Sebuah Operasi Militer

Jendelainfo.Com – Operasi Militer seringkali diidentikan dengan kejahatan, kekerasan, jatuhnya korban yang tak sedikit, dan intervensi. Namun lain halnya dengan operasi militer yang dilancarkan oleh koalisi negara-negara Islam pimpinan Kerajaan Arab Saudi. Operasi yang bertajuk “Ashifatul Hazm” (Badai Ketangguhan) ini sangat jauh dari gambaran-gambaran negatif yang berupaya dicitrakan di banyak media massa. Inilah Misi Kemanusiaan.

Berawal dari permintaan resmi pimpinan tertinggi pemerintah Yaman yang sah, Presiden AbduRabbi Manshoor Hadi, tepat pada pukul 00.00 26 Maret 2015 raja yang bijak nan baik hati, Salman bin Abdul Aziz, mengumumkan dimulainya operasi kemanusiaan tersebut.

Tak ada maksud untuk mencampuri urusan negara lain selain menjawab seruan permintaan bantuan saudara sesama muslim. Saudara seiman yang meminta tolong demi keselamatan negerinya dari ancaman terorisme internasional, yaitu serangan kelompok Syiah Houthi di bawah dukungan Iran.

Selama dua tahun “Ashifatul Hazm” berjalan, berkat rahmat Allah semata membuahkan hasil-hasil yang sangat positif. Di antaranya :

  1. Membela dan melindungi rakyat Yaman;
  2. Melindungi perbatasan Arab Saudi dari permainan kelompok Syiah Houthi dan Saleh (mantan presiden Yaman yang lengser);
  3. Melindungi keamanan negara-negara di kawasan teluk arab;
  4. Menegaskan bahwa Yaman bagian dari Arab dan menghentikan rencana jahat Iran;
  5. Mencegah bantuan-bantuan persenjataan dan logistik kepada para pemberontak Syiah Houthi;
  6. Membebaskan mayoritas kabupaten-kabupaten Yaman pengaruh Saleh dan Syiah Houthi;
  7. Kabupaten-kabupaten tersebut kembali aman dan tenang;
  8. Mempertahankan stabilitas wilayah dengan memberantas terorisme dari sumbernya;
  9. Memerangi terorisme secara langsung di lapangan;
  10. Mengamankan jalur pelayaran laut;
  11. Membina tentara yang kuat dari putra-putra Yaman dengan prinsip nasionalisme;
  12. Memudahkan sampainya bantuan-bantuan kemanusiaan dan pertolongan darurat.

Sungguh merupakan misi kemanusiaan yang luar biasa telah diperankan oleh koalisi militer negara-negara Islam setelah sebelumnya pemberontakan dan serangan militer yang dilancarkan kelompok Syiah Houthi mengakibatkan tewasnya ribuan warga sipil di Yaman, termasuk wanita dan anak-anak. Krisis akibat perbuatan Houthi tersebut menimbulkan ancaman bagi perdamaian, stabilitas dan keamanan di tingkat wilayah dan di tingkat internasional.

Operasi militer “Ashifatul Hazm” merupakan langkah bijak dan tepat dari para pimpinan negara-negara Islam pada umumnya dan negara di kawasan Arab pada khususnya dalam mengantisipasi berbagai bahaya dan dampak negatif Syiah Houthi. Karena jika dibiarkan, tentu dapat menimbulkan krisis keamanan dan kemanusiaan yang lebih besar lagi.

Baca Juga

wabah kolera

Pemberontakan Syiah Houthi Di Yaman Picu Terjadinya Wabah Kolera

Jendelainfo.com – Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan wabah kolera telah menjadi sebab 180 orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *