Beranda / Fokus / Palu Arit di Sekolah

Palu Arit di Sekolah

Jendelainfo.com – “Announcing the Robert S Kenny Prize”. Tulisan dalam Bahasa Inggris itu dilengkapi dengan gambar palu arit di bawahnya yang intinya menceritakan penghargaan kepada pejuang buruh dan marxis.

Dunia pendidikan seakan kembali tersentak. Di tengah usaha pemerintah memerangi radikalisme, tiba-tiba menyusup sebuah artikel di dalam konten pembelajaran nasional yang mengarah kepada pengenalan ajaran Marxisme. Cikal bakal ajaran Komunisme.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus melaporkan perihal penemuan buku kisi-kisi ujian nasional (UN) yang bermotif palu arit. Buku tersebut ditemukan di SMAN 1 Kawali, Kabupaten Ciamis.

“Gambar dengan motif palu arit ditemukan termuat dalam buku kisi-kisi ujian nasional halaman 16, dengan judul New Mentor: Rahasia Cerdas Membedah Kisi–Kisi UN Bahasa Inggris SMA/MA 2016 yang terdiri dari 170 halaman,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (23/1) seperti dikutip dari Republika.

Menutup Pintu Keburukan

Ada yang mengatakan bahwa ideologi Komunisme telah mati. Ada yang menyerukan untuk tidak takut mempelajari Marxisme dengan tujuan mengetahui untuk kemudian menghindarinya.

Mereka berargumen bahwa untuk menunjukkan komunisme itu tidak layak dianut bukan dengan phobia menghadapi gambar palu arit dan menutup mata publik atas cerita tersembunyi peristiwa 1965, tapi justru membuka ruang seluas-luasnya agar masyarakat bisa berkenalan, berdiskusi, dan mengkritisi apa itu komunisme. Sebuah omongan ngawur orang yang ngelindur di siang bolong.

Dan masih banyak lainnya, berbagai propaganda sesat, menipu, terdengar manis di telinga tetapi membawa bisa.

Ketahuilah bagaimana bimbingan Islam dalam hal ini.

Islam adalah agama yang mengharamkan pemeluknya mengikuti langkah-langkah setan. Islam juga mengharamkan segala sarana yang dapat menjerumuskan kepada keharaman, meskipun pada asalnya sarana tersebut adalah mubah. Inilah yang disebut oleh ulama sebagai qa’idah saddu adz-dzara–i’ (menutup pintu kerusakan). Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

۞يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ وَمَن يَتَّبِعۡ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأۡمُرُ بِٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۚ وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ مَا زَكَىٰ مِنكُم مِّنۡ أَحَدٍ أَبَدٗا وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يُزَكِّي مَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ٢١

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan, sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, niscaya tidak ada seorang pun dari kalian yang bersih (dari perbuatan-perbuatan yang keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. an-Nur: 21)

Baca Juga

RED ARMY

PATUT DICURIGAI YANG BILANG TIDAK ADA PKI, MUNGKIN DIA YANG KOMUNISME

Jendelainfo.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menganggap bahwa ideologi komunis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *