Beranda / Warta / Sadis…!!! Selain Gondol Uang, Perampok Siksa Kakek

Sadis…!!! Selain Gondol Uang, Perampok Siksa Kakek

Jendelainfo.com – Kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya tindak kejahatan di sekitar kita. Berdoa, melakukan sebab yang sesuai aturan agama, lalu bertawakal kepada Allah, merupakan perkara yang perlu dilakukan oleh orang beriman. Hal ini sebagai upaya untuk dapat terhindar dari kejahatan seperti perampokan atau pun lainnya. Sebagaimana yang baru-baru ini dibertikan tentang perampok siksa korban.

Rabu (5/4/17), seorang kakek berusia 73 tahun dirampok setelah mengambil uang pensiunan di kawasan Cihaliwung, Kabupaten Bandung. Tidak hanya menggondol uang senila 2.3 juta, tapi pelaku juga menyiksa korban.

Berawal setelah korban mengambil uang pensiunan, tiba-tiba korban didekati oleh tiga orang yang datang menegendarai mobil sedan berwarna hitam. Korban lalu diajak untuk masuk ke mobil tersebut, namun korban menolaknya. Akhirnya pelaku memaksa dengan menarik korban ke dalam mobil. Di dalam mobil salah seorang pelaku mengambil uang dari saku celana korban. Karena sempat memberontak akhirnya korban diikat dan dipukul di beberapa bagian tubuhnya dengan kunci inggris.

Selepas menganiaya korban, kawanan perampok itu lantas membuang kakek berusia 73 tahun itu di sekitar perkantoran Pemkab Bandung Barat. Warga yang melihat korban langsung membawa kepuskesmas. Setelah itu korban diantar ke rumahnya.

Begitu sadis perbuatan yang dilakukan para perampok. Sungguh sangat disesalkan, bangsa Indonesia yang konon dikenal sebagai bangsa yang ramah, seolah kehilangan sifat tersebut.

Di dalam agama Islam perampokan sangat keras hukumannya di dunia, apalagi di akhirat kelak.

Terkait dengan hukuman dunia, kalau merampok disertai pembunuhan dan perampasan harta, maka pelakunya dihukum berupa dibunuh dan disalib. Jika merampok dengan melakukan pembunuhan saja tidak merampas hartanya, pelakunya dihukum dibunuh. Jika merampok dengan merampas harta saja, maka pelakunya dipotong tangan pada pergelangan tangan kanan dan dipotong kaki pada pergelangan kaki kiri. Jika merampok dengan menakut-nakuti orang (tanpa membunuh dan mengambil hartanya), dihukum dibuang dari negeri tempat kediamannya. Tentu yang berwewenang melakukan hal ini adalah pihak penguasa/pemerintah kaum muslimin. Tidak boleh dilakukan oleh pribadi atau organisasi. (Joko)

Baca Juga

bom

DITEMUKAN BUKU HARIAN AGUS WIGUNA, PELAKU TEROR BOM PANCI KOTA BANDUNG

Jendelainfo.com – Masih terkait dengan perakit bom panci di salah satu rumah kontrakan daerah Buah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *