Beranda / Warta / Wakapolri: Saya Tersinggung Sebagai Muslim

Wakapolri: Saya Tersinggung Sebagai Muslim

Jendi – Penggunaan istilah muslim oleh para pelaku penebar HOAX, MCA (Muslim Cyber Army), memantik ketersinggungan Wakapolri. “Saya pesankan kepada media tidak lagi membuat judulnya ‘muslim’. Saya tersinggung sebagai muslim,” tegas beliau. Hal tersebut beliau sampaikan pada sebuah acara yang berlangsung di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jumat (9/3/2018).

Bahkan secara tegas disampaikan, “Saya perintahkan jajaran Polri untuk jangan lagi menyebut Muslim Cyber Army, itu no.” Sebagaimana dikutip dari harian Tribunnews.com.

Ketika ditanyakan soal langkah konkrit polisi untuk membuka kedok pelaku yang mengatasnamakan ‘muslim,’ Wakapolri menjawab hal itu sudah dibongkar. Ia berjanji akan terus mencari pelaku yang mendalangi MCA ini.

Pernyataan Wakapolri ini ingin menghilangkan nama ‘muslim’ dari komplotan Muslim Cyber Army. Padahal, MCA sudah bekerja sejak Pilkada Jakarta 2017 lalu. Saat itu, Jon Riah Ukur Ginting atau Jonru Ginting selaku pihak yang kontra terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menegaskan keberadaan MCA. Menurutnya, siapapun yang menyebarkan dakwah di internet adalah MCA.

Sifat Seorang Muslim

Berbuat kerusakan di muka bumi, diantaranya dengan menebarkan HOX maupun ujaran kebencian bukanlah sifat seorang muslim. Para pembuat kerusakan ini adalah orang munafik yang apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian melakukan kerusakan di muka bumi.” Maka mereka berkata, “Kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.” Ketahuilah, mereka adalah umat yang melakukan kerusakan namun mereka tidak mengetahuinya. (Al-Baqarah: 11-12) AJB

Baca Juga

Kepolisian Republik Indonesia

Inilah Himbauan Polri Kepada Masyarakat Terkait Akun Paedofilia di Medsos

Jendelainfo.com – Maraknya berita kasus paedofilia tentunya sesuatu yang sangat memprihatinkan. Hal seperti ini tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *