Beranda / Warta / 13 Langkah Jitu Menghadapi Penculik

13 Langkah Jitu Menghadapi Penculik

Jendelainfo.com – Maraknya isu penculikan anak sungguh membuat para orang tua merasa prihatin sekaligus khawatir. Tak sedikit dari berita-berita tersebut tak dapat dipertanggungjawabkan, yang bertujuan menimbulkan keresahan.

Para orang tua hendaknya bijak menyikapi berbagai berita-berita yang beredar. Tak ada salahnya bersikap waspada. Namun di sisi lain jangan sampai berlebihan, sehingga menimbulkan keresahan dan ketakutakan. Hal itu akan menjadikan kita menjadi salah dalam bertindak, sehingga timbul-timbul sikap negatif yang justru akan berdampak buruk bagi kita,anak kita bahkan orang lain. Sikap apriori, sikap superprotektif terhadap anak dan sikap berburuk sangka, curiga kepada semua orang ini sangat berbahaya dan membahayakan orang lain. Sudah sampai kepada kita juga kabar beberapa orang dikeroyok bahkan sampai ada yang meninggal karena diduga penculik dan fatalnya ternyata bukan penculik.

Berikut ini ada beberapa tips menghadapi penculik semoga bisa menjadi bagian solusi ditengah isu penculikan yang merebak.

1. Senantiasa berdoa memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala, bila hendak keluar rumah atau berada di tempat yang asing.

2. Jangan biarkan anak-anak kita pergi tanpa pendamping. Terutama bagi anak-anak putri, jangan biarkan bepergian tanpa mahrom yang mendampinginya.

3. Sikap tenang, karena dengan sikap awal inilah akan lahir tindakan yang benar.

4. Berilah informasi yang baik dan benar kepada anak. Jangan meremehkan suatu permasalahan, tapi jangan pula berlebihan. Untuk anak yang lebih kecil, pastikan dia mengetahui nama lengkap dirinya, alamat, atau nomor telepon orang tua. Lalu minta dia untuk tidak sembarang menumpang kendaraan, terutama bila yang menawari orang yang tidak dikenalnya.

5. Beritahu anak untuk tidak menerima pemberian dan menolak bila ada ajakan orang yang tidak dikenal.

6. Ajari anak untuk berteriak “tolong saya!!” ,”telepon polisi!!” ,”saya diculik!!” Bila benar-benar terjadi penculikan.

7. Himbau kepada anak-anak kita untuk kemana-mana tidak bersendiri.

8. Jika anak cukup besar untuk ditinggal sendirian di rumah, pastikan ia selalu mengunci pintu. Pastikan pula dia tidak membukakan pintu untuk orang asing atau tak dikenal. Jangan pula mengatakan pada siapa pun yang menelepon bahwa dirinya sedang sendirian di rumah.

9. Melatih anak untuk menolak permintaan orang asing, termasuk jika ada yang menanyakan pertanyaan pribadi, menyentuh tubuh dan membuat anak merasa tidak nyaman.

10. Jika anak benar-benar hilang maka beberapa jam pertama adalah waktu kritis dan segera melapor ke pihak berwajib. Namun orang tua hendaknya menenangkan diri sejenak, agar bisa lebih mudah mengingat secara rinci tentang hilangnya anak untuk melengkapi laporan kepada kepolisian. “Informasi awal yang diminta biasanya adalah data dan penampilan anak, seperti tinggi badan, berat badan, warna mata, dan foto (bila ada).

11. Selain di lingkungan luar, pengawasan juga harus tetap diterapkan di dalam rumah untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Diantaranya dengan memastikan kredibilitas dan latar belakang pengasuh anak. Apabila memungkinkan, akan lebih baik apabila pengasuhan dan pendidikan ditangani oleh orang tua sendiri. Karena anak Anda merupakan tanggung jawab dan amanah di pundak Anda.

12. Sedangkan untuk dunia digital, keamanan anak akan sangat ditentukan pengawasan ketat orang tua seperti tidak mengunggah informasi dan foto anak, alamat sekolah hingga jadwal kegiatan sehari-hari di sosmed. Dan tak kalah penting adalah hindarkan anak-anak dari sosmed.

13. Jangan mudah menuduh seorang sebagai penculik tanpa bukti. Karena ini sangat membahayakan keselamatan jiwa orang lain sebagaimana uraian di atas.

Mudah-mudahan dengan sikap yang benar, akan menjadi langkah tepat menghadapi isu penculikan ini. Semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa menjaga kita dan anak-anak kita dari bahaya penculikan dan segera mengangkat ujian ini.

Jika para orang tua harus waspada dari penculikan fisik anak-anaknya. Maka juga harus waspada dari penculikan terhadap iman dan taqwa putra putri Anda. Waspada, para penculik jenis ini juga banyak berkeliaran di sekitar Anda. (Abdullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *