Beranda / Warta / 2 Hal Ini yang Dibahas Wakil Putra Mahkota Saudi dengan Presiden Trump

2 Hal Ini yang Dibahas Wakil Putra Mahkota Saudi dengan Presiden Trump

Jendelainfo.com – Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman melakukan pertemeuan dengan Presiden AS Donald Trump pada Kamis (16/3). Dalam pertemuan tersebut dibahas isu ekstrimisme wilayah Timur Tengah.  Mereka mendiskusikan tentang hubungan Alqaidah pimpinan Usamah bin Ladin dengan Ikhwanul Muslimin.

Ini merupakan pertemuan pertama antara Arab Saudi dengan pemerintahan baru AS. Keduanya membahas sejarah serangan teror yang pernah dilakukan oleh bin Ladin. Dua hal dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu peran Usamah bin Ladin dan hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin serta yang kedua adalah tujuan kelompok teroris merekut milisi dari Arab Saudi untuk melegitimasi tindakan mereka.

Seorang penasihat senior Pangeran Mohammed bin Salman, seperti dikutip Al-Arabiya, mengatakan “Ini tentang aksi pemimpin Alqaidah, Usamah bin Laden. Dan wakilnya, Al-Zawahiri, dalam sebuah pidato pernah mengatakan bahwa Usamah merupakan salah satu anggota Ikhwanul Muslimin, karena ia adalah mahasiswa perguruan tinggi. Al-Zawahiri sendiri adalah juga anggota Ikhwanul Muslimin.”

“Al-Zawahiri menambahkan, Usamah bin Ladin menunda serangan teroris di AS lebih dari sekali yang bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin warga Arab Saudi untuk melakukan serangan, untuk merugikan hubungan kedua negara,” kata penasihat senior itu.

Trump dan Pangeran Mohammed sepakat, kelompok teroris melakukan perekrutan terhadap sejumlah milisi dari Arab Saudi dengan tujuan melegitimasi diri mereka. Hal serupa juga pernah dibahas Trump dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud melalui sambungan telepon.

Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab telah menyatakan organisasi Ikhwanul Muslimim sebagai kelompok teroris. Para pejabat AS dan sumber yang dekat dengan tim transisi Presiden Trump mengatakan, diskusi sedang berlangsung di pemerintahan Trump menggenai apakah AS juga harus menyatakan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris dan masuk ke dalam sanksi AS.

Baca Juga

demonstrasi dan aksi terorisme

Empat Negara Teluk Masukkan Ikhwanul Muslimin dalam Daftar Teroris

Jendelainfo.com – Empat negara di Kawasan Teluk, Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *