Beranda / Tips / Hobi dan Perjalanan / 3 Metode Menyelamatkan Diri Saat Bertemu Ular

3 Metode Menyelamatkan Diri Saat Bertemu Ular

Jendelainfo.com – Ular dapat ditemukan di banyak iklim dan dataran. Adakalanya ular juga dapat ditemukan di belakang rumah kita. Dalam banyak hal ular tidak membahayakan bagi manusia. Tetapi kadangkala ular juga dapat menyakiti kita.

Ketika berpapasan dengan ular, kita tidak berharap untuk berurusan dengannya, meskipun dia termasuk ular yang tidak berbahaya. Berikut ini disampaikan tiga buah metode yang dapat ditempuh saat bertemu ular.

Metode 1, Tanamkan Kewaspadaan Setiap Saat. Caranya:

  1. Mencermati kondisi lingkungan. Ketika beraktivitas di luar ruangan, selalu waspadai tempat atau lokasi yang dapat menjadi tempat persembunyian ular. Lokasi seperti padang rumput yang tinggi, hutan dengan pepohonan lebat, atau semak-belukar adalah diantara tempat yang patut diwaspadai. Kita juga perlu waspada saat hendak menyingkirkan ranting atau memindahkan bebatuan. Selain ular dapat terlihat seperti ranting kayu, boleh jadi ada ular atau binatang berbahaya sedang berlindung di balik batuan.
  2. Berusaha tenang. Pada umumnya, dengan mewaspadai lingkungan dapat menghindarkan kita dari bertemu ular secara tidak sengaja. Seandainya tetap terjadi pertemuan itu, berusahalah untuk tetap bersikap tenang. Jangan membuat gerakan yang tiba-tiba atau mengejutkan.
  3. Pergi menjauh. Segeralah menghindar atau menjauhi lokasi tersebut, secara perlahan dan penuh kewaspadaan.
  4. Membuat suara keras (kegaduhan). Suara yang keras ada kalanya membantu kita mengusir ular. Ular tidak memiliki telinga, tetapi mereka sensitif terhadap getaran. Suara yang keras akan membuat ular pergi menjauh menuju tempat yang sepi dan tenang.

Metode 2, Merawat Luka. Caranya:

  1. Menenangkan korban. Pastikan bahwa korban gigitan ular tidak panik. Kepanikan dapat memacu detak jantung dan mempercepat tersebarnya racun melalui aliran darah.
  2. Segera meminta bantuan medis. Jangan pernah menyepelekan gigitan ular meskipun dari ular yang tidak berbisa sekalipun. Luka yang menganga dan tidak terawat dapat menyebabkan infeksi dan pembusukan.
  3. Gunakan Metode Pertolongan Pertama. Di antara yang dapat dilakukan adalah melepaskan semua barang atau perhiasan yang melekat di tubuh seperti arloji, cincin, gelang atau kalung dan sejenisnya. Membersihkan luka dengan aquades atau alkohol. Bebat sekitar luka, beberapa cm di atas luka. Jangan menghisap darah bekas gigitan ular dengan mulut.

Metode 3, Belajar Mengidentifikasi Jenis-jenis Ular Berbahaya.

  1. Waspada ketika ular sedang dalam posisi menyerang.
  2. Ular beracun memiliki beberapa karakteristik. Diantaranya adalah warna tubuh yang mencolok. Ular yang beracun juga dapat diidentifikasi dari bentuk kepalanya yang segitiga. Ini adalah ciri umum, ada jenis ular tertentu yang sangat beracun tetapi memiliki ciri yang berbeda seperti Ular Rattle di daratan Amerika.
  3. Jauhi Ular Rattle. Ular jenis ini memiliki ekor yang dapat disuarakan.
  4. Jangan mengganggu ular. Cara yang ampuh melawan ular adalah menjauhi dan membiarkan mereka apa adanya. Tetapi apabila ular ditemukan di halaman rumah, dapat kita usir menggunakan semprotan air, mengurungnya dalam ruangan tertutup dan memanggil pawang ular.

Demikian 3 metode yang dapat ditempuh untuk menghindarkan diri dari pertemuan dengan ular. Bagaimana dengan jenis ular berukuran besar seperti python yang tiba-tiba menyerang? Nantikan tulisan berikutnya. In syaa Allah.

Baca Juga

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG KOTA NAJF DAN KARBALA

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG KOTA NAJF DAN KARBALA

Orang-orang Syiah beranggapan bahwa lokasi-lokasi kuburan para imam mereka (baik yang hanya diakui belaka atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *