Beranda / Uncategorized / 6 Bukti Keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam Melayani Tamu Allah

6 Bukti Keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam Melayani Tamu Allah

Jendelainfo.com – Tidak dapat dipungkiri, selama ini pemerintah Kerajaan Arab Saudi terbukti dengan penuh kesungguhan untuk melayani tamu Allah. Berikut 6 bukti keseriusan Arab Saudi tersebut.

Pertama, sebelum Raja Salman memimpin, Kementerian yang mengurusi tentang haji bernama Kementerian Urusan Haji. Saat beliau menjadi raja, Kementerian Urusan Haji diubah menjadi Kementerian Haji dan Umrah yang saat ini dipimpin oleh Dr Muhammad Shalih bin Thahir Bantan. Perubahan nomenklatur kementerian ini menyampaikan pesan bahwa Raja Salman melakukan peningkatan pelayanan bukan hanya pada urusan haji saja tetapi juga pada urusan umrah.

Kedua, hal itu sesuai dengan Visi Arab Saudi 2030 yang berkonsentrasi kepada peningkatan prosentase jamaah haji dan umrah, dan sudah pasti bahwa kualitas pelayanan-pelayanan akan menjadi faktor yang sangat berpotensi dalam meningkatkan kepuasan para jamaah.

Ketiga, pengembangan dan pembangunan fasilitas agar jamaah haji dan umrah nyaman dan khusuk dalam beribadah. Masjidil Haram direnovasi. Terus mengembangkan layanan Masya’ir (Arafah dan Mina) dan pelayanan untuk para jamaah haji, umrah, dan ziarah sehingga mereka dapat menunaikan ibadah dengan mudah.

Keempat, Arab Saudi memastikan hak-hak jamaah sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani oleh jamaah, perwakilan jamaah dan penyedia layanan dengan cara (a) memastikan bahwa jamaah mendapatkan akomodasi, transportasi, makanan dan logistik yang sesuai. (b) menerima keluhan dan komentar jamaah mengenai perusahaan penyedia layanan. (c) mengevaluasi laporan tentang kinerja dari pihak perusahaan penyedia layanan dan lain-lain.

Kelima, sekedar mengingatkan bahwa salah satu jamaah haji tahun 2015 yaitu Culan Kasim binti Kasim, selama hampir 8 bulan dirawat di Arab Saudi. Karena kondisi kesehatannya maka dipulangkan ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat khusus Medevac atau Aeromedical Evacuation. Hal ini istimewa karena kejadian ini baru pertama dalam sejarah perhajian Indonesia. Biayanya pemulangan beliau lebih kurang dua miliar rupiah. Inilah Arab Saudi yang tidak berhitung untung dan rugi dalam memberikan layanan pada tamu Allah. Cara berfikirnya adalah bagaimana memberikan layanan terbaik bagi jamaah.

Keenam, penyelesaian visa jamaah umrah rata-rata berkisar 600.000 orang setiap tahun. Jika kita bagi per hari maka akan diperoleh kisaran 2.500 visa selesai setiap harinya. Proses penyelesaian visa terbanyak dan secepat. Itu belum lagi penyelesaian visa haji yang harus selesai dalam waktu tertentu dengan jumlah ratusan ribu visa. Arab Saudi tak pernah mengeluh, bahkan bangga bisa berbuat yang terbaik bagi jamaah.

Kita sebagai umat Islam, patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Raja Arab Saudi sekaligus sebagai Penjaga Dua Masjid Suci. Tanggungjawab Raja Salman bukan hanya pada soal negara dan rakyatnya. Namun bagaimana beliau memberikan pelayanan sebaik-baiknya bagi umat Islam yang melakukan perjalanan ibadah umrah dan haji.

Baca Juga

Tuduhan Terhadap Pemerintah Arab Saudi Yang Tidak Pernah Terbukti

Jendelainfo.com – Berikut ini adalah bagian terakhir rangkaian artikel bantahan terhadap tuduhan berbagai pihak terhadap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *