Beranda / Bimbingan Islam / 6 yang Merupakan Pembatal Wudhu

6 yang Merupakan Pembatal Wudhu

Jendelainfo.com – Selain tata cara wudhu, perkara wudhu yang penting untuk kita ketahui adalah pembatal wudhu. Insya Allah akan kita jelaskan berikut ini,

1. Yang keluar dari dua jalan qubul (kemaluan) dan dubur (anus)

Dalilnya, Firman Allah Ta’aala,

أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ

“Atau salah seorang dari kalian kembali dari buang air besar…” (al-Maidah:6)

Dari Abdullah bin Zaid bin ‘Ashim berkata, “diadukan kepada Rasulullah tentang seseorang yang menyangka dirinya kentut ketika ia sedang mengerjakan shalat. Beliau bersabda,

لَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

“Jangan ia berpaling (membatalkan shalatnya –ed) sampai ia mendengar bunyi kentut tersebut atau mencium baunya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

2. Naum al-Mustaghriq (tidur yang nyenyak), yaitu tidur yang tidak tersisa lagi kesadaran padanya, dimana jika dia berhadats dia tidak tahu

Dalam sebuah hadits,

“Adalah Rasulullah memerintahkan jika kami safar agar tidak menanggalkan khuf-khuf kami selama tiga hari tiga malam, kecuali karena janabah, tetapi tidak karena buang air besar, buang air kecil dan tidur.”

(HR. Ahmad, at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah)

3. Hilangnya akal, dengan gila, pingsan, sakit atau yang semisal dengannya

Tentang hal ini adanya ijma sebagaimana di nukilkan oleh Ibnul Mundzir dan an-Nawawi. Berkata Ibnu Mundzir: “Para ulama sepakat wajibnya bersuci atas orang yang hilang akalnya dikarenakan gila atau pingsan.” (al-Austh:1/155)

4. Makan daging unta

Hal ini berdasarkan dalil, dari Jabir bin samurah, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi, apakah saya berwudhu dikarenakan makan daging kambing?. Beliau menjawab, “Jika kamu mau silahkan berwudhu, jika tidak maka jangan berwudhu (lagi).” Dia bertanya lagi, apakah saya berwudhu jika makan daging unta? Beliau menjawab, “Iya, berwudhulah karena makan daging unta.” (HR. Muslim)

5. Menyentuh kemaluan tanpa penghalang

Hal ini berdasarkan sebuah hadits dimana Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ

“Barangsiapa yang memegang kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi)

6. Murtad

Dalinya diantaranya firman Allah Ta’aala;

وَمَنْ يَكْفُرْ بِالإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Dan barangsiapa yang kafir setelah iman, maka amalnya terhapus.” (al-Maidah:5)

Demikianlah penjelasan tentang 6 pembatal wudhu yang sudah seharusnya kita mengetahuinya. (Joko)

Baca Juga

tentang wudhu, hukum air dan tata cara menghilangkan najis

4 Hal Penting yang Harus Anda Ketahui Tentang Wudhu

Jendelainfo.com – Mengetahui tentang wudhu, tata cara berwudhu secara benar adalah perkara yang sangat penting. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *