Beranda / Fokus / AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG HARI ASYURA DAN KEUTAMAANNYA

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG HARI ASYURA DAN KEUTAMAANNYA

HARI ASYURA DAN KEUTAMAANNYA

Kebiasaan orang-orang Syiah adalah membuat-buat syariat baru yang kemudian dinisbatkan kepada Islam. Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan tiga generasi terbaik umat ini tidak pernah melakukannya apalagi mensyariatkannya. Berikut diantara  syariat buatan mereka yang mereka nisbatkan kepada Islam.

Pada sepuluh hari pertama dari bulan Muharram setiap tahun, orang-orang Syiah mengadakan ritual kesedihan dan ratapan. Saat itu mereka melakukan demonstrasi di jalan-jalan dan lapangan-lapangan umum. Mereka memakai pakaian serba hitam sebagai lambang kesedihan mereka. Hal ini mereka lakukan untuk mengenang gugurnya Al Husain radhiyallahu ‘anhu. Mereka meyakini bahwa hal ini merupakan sarana pendekatan kepada Allah Ta’ala.

Dalam acara ini mereka memukul-mukul pipi dengan tangan mereka, memukul dada dan punggung, menyobek-nyobek saku, menangis berteriak histeris dengan menyebut : “Ya Husain – Ya Husain!!”

Terutama pada tanggal 10 Muharram mereka melakukan itu lebih dari perbuatan di atas. Mereka memukuli diri sendiri dengan pedang dan cemeti, sebagaimana terjadi di negara yang dikuasai oleh Syiah Rafidhah seperti Iran.

Bahkan para tokoh terkemuka mereka menganjurkan perbuatan yang hina ini, yang dijadikan lelucon bangsa lain.

Pernah salah satu narasumber mereka yang bernama Muhammad Hasan Ali (Kasyiful Githa) ditanya tentang perbuatan kaumnya yang memukul-mukul pipi dan yang lainnya. Maka ia menjawab : Itu semua merupakan syiar ajaran Allah Ta’ala sebagaimana firman-Nya:

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

Demikianlah  (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagunggkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati (Al Hajj: 32)

Acara-acara yang hina ini mereka lakukan setiap tahun. Perlu diketahui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang perbuatan ini. Seperti dalam riwayat Muslim, hadits no. 103, tentang pelarangan memukul pipi dan menyobek-nyobek saku yang hal ini termasuk dosa besar yaitu dosa niyahah, tapi Syiah Rafidhah adalah sekte yang paling banyak mendustakan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, simak penjelasan tentang niyahah.  

 

Baca Juga

taqwa

Video: Taqwa Kunci Kejayaan Umat di Dunia dan Akhirat

Natal Menurut Islam

Perayaan Tahun Baru dan Natal Menurut Islam

Semestinya seorang muslim menimbang segala ucapan dan perbuatannya dengan timbangan syari’at Allah Ta’ala. Bagaimana Islam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *