Beranda / Ilmu / Benarkah Anda Sudah Bahagia…?

Benarkah Anda Sudah Bahagia…?

Jendelainfo.Com – Tidak ada orang yang tidak menginginkan kebahagian dalam hidupnya, namun sangat disayangkan betapa banyak dari mereka tidak mengetahui hakekat dari sebuah kebahagian yang hakiki.

Kebahagian di sisi banyak orang sebatas dimaknai dengan ‘kesuksesan dalam hidup’ dalam artian hidup berkecukupan, banyak uang, dan yang semakna dengannya. Sehingga tidak sedikit orientasi mereka hanya bagaimana mendapatkan harta dan mempebanyaknya.

Demi hal tersebut, adakalanya sebagian mereka berusaha mendapatkannya tanpa memperdulikan cara memperolehnya apakah halal atau haram. Padahal kebahagian hakiki adalah ketika Allah menyelamatkanmu dari api neraka dan memasukkanmu kedalam surga-Nya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَ

“Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, sungguh ia telah beruntung.” (Ali ‘Imran: 185).

Apakah dinamakan bahagia kalau seseorang bisa bersenang-senang bernikmat-nikmat dengan apa yang dia peroleh di kehidupan dunia ini kemudian ketika dia mati dia disiksa dengan siksan yang pedih akibat perbuatn dosa dan maksiat yang dia lakukan…???

Apakah orang yang tidak shalat, atau tidak berpuasa dibulan ramadhan, atau tidak mau duduk dimajelis ilmu atau tidak mau berdzikir dan berdoa kepada Allah atau orang yang jauh dari melakukan amal shalih dan ketaatan kepada Allah merasa dirinya bahagia…??? Sungguh dia adalah orang yang jauh dari makna dan hakikat kebahagian sesungguhnya.

Allah berfirman,

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ ٢٨

“…(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (ar-Ra’d: 28)

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

“Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl: 97)

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhu menafsirkan makna حَيَاةً طَيِّبَةً (kehidupan yang baik) dengan الْحَيَاةُ السَّعِيدَةُ (kehidupan yang bahagia). (Tafsir Ibnu Katsir). (Joko)

Baca Juga

taqwa

Video: Taqwa Kunci Kejayaan Umat di Dunia dan Akhirat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *