Beranda / Ilmu / Benarkah Sebagian Ayat Menghilang dari Al-Qur’an Cetakan Indonesia?

Benarkah Sebagian Ayat Menghilang dari Al-Qur’an Cetakan Indonesia?

Jendelainfo.com – Sontak masyarakat dikejutkan dengan ditemukannya cetakan Al-Qur’an dari penerbit Indonesia yang sebagian ayat menghilang. Seketika hal tersebut menjadi viral di dunia maya. Bagaimana fakta sesungguhnya?

Al-Qur’an yang dipermasalahkan adalah terbitan Suara Agung edisi 1 tahun 2015. Penerbit tidak menampik tentang kejadian tersebut. Dalam hal ini pihak penerbit juga sudah melakukan klarifikasi terkait hilangnya sebagian ayat Al-Qur’an dalam cetakannya.

Penerbit Mushaf Al-Qur’an, PT. Suara Agung kembali memberikan penjelasan lengkapnya atas korektif dari masyarakat terkait kesalahan penempatan Surat Al-Maidah ayat 51-57 yang kali pertama ditemukan oleh KH Basith, DKM Masjid Assifa, Kampung Sawah, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (23/5) lalu.

“Tahun 2015, PT Suara Agung menerbitkan edisi terjemah, yakni Al Qur’an & Terjemah dengan panduan Waqaf & Ibtida’ “cetakan ke 1 tahun 2015, yang ternyata terjadi kekeliruan penempatan materi atau isi pada halaman 113 – 117 dalam proses pencetakan, sehingga Surat Al Maidah ayat 51 – 57 yang seharusnya terletak di halaman 117, tercetak pada halaman 113. Hal tersebut terjadi semata karena kekhilafan/human error dan tidak ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan demikian tidak ada ayat yang hilang, akan tetapi tertukar tempat dan untuk itu, karena pada hari yang sama saat mengetahui, telah dilakukan penarikan saat Mushaf tersebut baru terdistribusi sebanyak 400 exsemplar.

“Namun ternyata tidak dapat seluruhnya tertarik karena satu dan lain hal sebagian telah dimiliki masyarakat. Hasil penarikan ditambah stok mushaf termaksud yang telah selesai cetak sejumlah 5480 exp telah dimusnahkan,” paparnya.

Allah yang menurunkan Al-Qur’an dan Allah yang menjaganya

Islam telah Allah subhanahu wa ta’ala sempurnakan dan akan terus terjaga kemurniannya hingga akhir zaman. Allah subhanahu wa ta’ala yang menurunkan syariat-Nya, Dia pula yang menjaganya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ  ٩

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (al-Hijr: 9)

Allah subhanahu wa ta’ala berjanji dalam ayat ini bahwa Dia akan menjaga al-Qur’an. Penjagaan tersebut meliputi penjagaan terhadap lafadz-lafadz al-Qur’an dari penambahan dan pengurangan serta penjagaan terhadap pemahaman al- Qur’an.

Sekali lagi, yang Allah subhanahu wa ta’ala jaga bukan hanya lafadz al-Qur’an semata, melainkan juga pemahaman yang benar terhadap setiap ayat dalam al-Qur’an.

Baca Juga : 

Baca Juga

Hikmah di Balik Teguran Keras Kemenag Terhadap Kesalahan Cetak Al-Qur’an

Jendelainfo.com – Kementerian Agama memberikan teguran keras pihak penerbit Al Quran terkait kekeliruan penempatan halaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *