Beranda / Warta / Berita Hoax, Siapa Menabur Angin?

Berita Hoax, Siapa Menabur Angin?

Jumlah dan frekuensi penggunaan Media Online yang terus meningkat telah menimbulkan masalah tersendiri. Di antaranya sumber dan sebaran berita/informasi yang bersifat provokatif semakin luas. Tidak jarang informasi tersebut pada akhirnya terbukti sebagai hoax atau kabar dusta.

Memutus rantai jejaring media online tentu tidak mungkin dilakukan. Hal paling bijak untuk dilakukan saat ini adalah mendidik masyarakat supaya tumbuh kesadaran dan tanggung jawab terhadap penggunaan dan pemanfaatan media online.

Sejalan dengan hal tersebut, langkah-langkah preventif maupun kuratif tentu saja tidak salah apabila dilakukan oleh pemerintah. Istilahnya penegakan hukum, kadang kala hal seperti ini perlu dilakukan. Tentunya harus secara bijak, tidak membabi-buta.

Satu langkah positif yang patut didukung saat ini adalah kebijakan Presiden Joko Widodo untuk melakukan gerakan masif dalam upaya menertibkan dan mendidik masyarakat terkait penggunaan teknologi secara produktif. Pernyataan beliau ini sebagaimana disampaikan pada Kamis (29/12) akhir tahun 2016 lalu.

Kebijakan dimaksud juga meliputi evaluasi terhadap sejumlah media online yang diduga dan terindikasi sebagai sumber penyebar maupun sarana penyebaran berita yang masuk kategori bohong, provokatif, dan fitnah.
Menyusul kemudian pernyataan Presiden di awal tahun 2017, beliau memerintahkan melalui jajarannya untuk membentuk Badan Cyber Nasional (BCN). Pernyataan tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Menko Polhukam di kantornya pada Selasa (3/1) kemarin.

Pemerintah Telah Mengambil Langkah Yang Tepat 

Kebijakan yang diambil Pemerintah di awal tahun 2017 ini dinilai sebagai langkah yang tepat. Di tengah pusaran arus informasi yang tidak menentu ketepatan dan keakuratannya, dikhawatirkan masyarakat yang nantinya akan menjadi korban. Apabila hal ini tidak segera terantisipasi dikhawatirkan lebih jauh menjadi sarana mendelegitimasi Pemerintah akibat berkurangnya kepercayaan masyarakat.

Kita semua berdoa kepada Allah, semoga Pemerintah kita bisa melangkah dengan tepat. Semoga pemerintah kita diberikan kecintaan kepada Islam dan kaum muslimin.

Harapan Terhadap Peran Pemerintah

Sudah mulai tersebar berita di berbagai media massa tentang ulah sekelompok oknum anggota masyarakat yang mencoba mengambil sebagian kewenangan Pemerintah.

Hal yang dilakukan sekelompok anggota masyarakat dengan mengatasnamakan organisasi tertentu, alih-alih melindungi masyarakat justru menjadi momok dengan menebarkan perasaan takut dan terancam pada anggota masyarakat lainnya. Hal ini tentunya tidak boleh didiamkan. Pemerintah perlu hadir di tengah kegundahan masyarakat. Di sini dituntut peran Pemerintah melindungi dan mengayomi masyarakatnya.

Hak dan Kewajiban Bela Negara

Sudah menjadi hak dan kewajiban warga negara untuk melakukan usaha-usaha bela negara. Sejarah telah mencatat, bahwa kaum muslimin memiliki andil bela negara yang sangat besar.

Tidak terluput pula bela negara di dunia maya. Inisiatif beberapa elemen masyarakat untuk turut andil, ambil bagian dalam hal ini perlu dihargai. Tetapi juga harus disadari bahwa tidak lantas hal ini dapat digunakan sebagai pembenar untuk mengambil alih kewenangan Pemerintah.

Cara dan metode bela negara harus tetap berada dalam koridor konstitusi. Pemerintah sudah mengatur dan memfasilitasi hal ini. Dahulu, ada SKB tiga menteri terkait pembentukan Resimen Mahasiswa. Sekarang, ada fasilitas Lapor yang digulirkan Pemerintah melalui Kemkominfo. Ini adalah sekedar contoh bagaimana Pemerintah pun telah memikirkan hal tersebut.

Jadi, sungguh disayangkan dan tidak dapat dibenarkan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh sebagian kelompok masyarakat dengan menggunakan alasan bela negara. Apalagi bila sekedar bela individu. Bela kehormatan orang per orang. Bela nama baik tokohnya. Hal yang justru dapat menimbulkan kegaduhan lebih lanjut di masyarakat. (Ahmad)

Baca Juga

Penanggulangan Terorisme di Indonesia

Bantahan Pemerintah Saudi Terhadap Hoax Terkait Kasus Ahok

Kerajaan arab saudi tegaskan maklumat terkait kasus Ahok adalah hoax. Hal ini sebagaimana dimuat media …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *