Beranda / Ilmu / Bunuh Diri Cerminan Jiwa yang Sakit

Bunuh Diri Cerminan Jiwa yang Sakit

Jendelainfo.com – Mengingat kembali pernyataan Menteri Kesehatan di akhir 2016, serasa relevan dengan kejadian yang sedang heboh akhir-akhir ini.

Dalam segi kesehatan, banyak kejadian yang telah dilalui Indonesia di tahun 2016. Sebut saja vaksin palsu, kasus obat bius, masalah gizi, hingga virus zika dan ebola. Menteri Kesehatan RI (Menkes) Nila F. Moeloek mengatakan, masih banyak yang harus dikerjakan. Dia katakan, bangsa Indonesia masih banyak yang sakit, termasuk sakit jiwa.

“Kalau pekerjaan sudah selesai berarti kita sudah sehat semua. Tapi, kalau dilihat bangsa kita ini masih banyak yang sakit, termasuk sakit jiwa,” ungkapnya dalam jumpa pers akhir tahun di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (29/12’/2016).

Ketika jiwa sakit akibat kurangnya spiritualitas, maka penyembuhannya bukanlah melalui obat-obatan. Craig Hassed, seorang dosen senior dan koordinator pengobatan komplementer di Monash University Australia, menyatakan, “Kita terlalu sering menaruh perhatian pada faktor resiko untuk depresi, bunuh diri, penyalahgunaan obat-obatan, dan kekerasan dibandingkan faktor protektif yang jarang diberitakan, dimana termasuk di dalamnya ‘keterhubungan’ dan ‘spiritualitas.'”

Perbuatan Terlarang

Ketahuilah, Allah ta’ala telah melarang seorang muslim membunuh dirinya sendiri di dalam firman Nya:

وَلَا تَقْتُلُوا أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Dan janganlah kamu membunuh dirimu sungguh Allah maha penyayang kepadamu.
(QS. An Nisa: 29)

Dan Rasulullah juga telah memperingatkan:

Barang siapa yang membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka besinya itu akan berada di tangannya. Dia akan menikam perutnya dengan pisau itu didalam neraka dalam keadaan kekal di dalamnya selama lamanya.

Barang siapa yang meminum racun, lalu ia membunuh dirinya dengan racun itu, maka ia akan meminumnya sedikit demi sedikit dalam neraka jahanam dalam keadaan kekal di dalamnya selama lamanya.

Barang siapa yang menghempaskan dirinya dari gunung sehingga dia membunuh dirinya, maka dia akan terhempas dalam neraka dalam keadaan kekal didalamnya selama lamanya. (HR. Muslim).

Benarlah apa yang telah dikatakan oleh orang yang berakal lagi bijaksana, “Tidak akan terjadi suatu penyakit kecuali karena berkurangya sebab-sebab kesehatan. Demikian pula jiwa, tidak akan sakit kecuali karena kurang imannya.”

 

Baca Juga

Bunuh Diri Akibat Jiwa yang Sakit

6 Hal yang Akan Dirasakan Saat Gantung Diri, Hindari dan Jauhi

Jendelainfo.com – Akhir-akhir ini sedang marak viral pemberitaan seputar video gantung diri (Suicidal Hanging) seorang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *