Beranda / Fokus Komunisme / Hasil Pertemuan antara Ulama dan Umara Sukabumi dalam Kasus Penistaan Al-Qur’an

Hasil Pertemuan antara Ulama dan Umara Sukabumi dalam Kasus Penistaan Al-Qur’an

Jendelainfo.com – Dalam forum pertemuan terkait kasus penistaan Al-Qur’an yang diselenggarakan pada Jum’at (17/2) dan dihadiri oleh MUI, Pemkot, Polres, dan TNI Sukabumi, ada tiga poin yang disimpulkan.

Pertama, kejadian penulisan Alquran dengan kata-kata penghinaan, fitnah, dan nista. Jika tindakan dilakukan oleh seorang Muslim maka itu adalah perbuatan murtad. Sementara bila dilakukan oleh non-Muslim itu adalah perbuatan kafir harbi yang harus dihukum sesesuai syariat Islam.

Kedua, aparat kepolisian memiliki kewajiban untuk melakukan penyelidikan, menangkap pelaku dan diproses sesuai hukum yang berlaku dengan hukuman seberat-beratnya dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Terakhir, umat dan masyarakat Kota Sukabumi bersikap tetap tentram, damai, dan rukun serta akan mendorong dan membantu aparat penegak hukum dengan memberikan informasi yang positif dan bukti yang nyata.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi juga menjelaskan, bahwa dari perwakilan non-Muslim di dalam forum itu juga menyampaikan rasa sedih dan empatinya atas kejadian pencoretan Alquran. Mereka, lanjut dia, mendorong aparat kepolisian untuk segera menemukan pelakunya.

Baca Juga

Hikmah di Balik Teguran Keras Kemenag Terhadap Kesalahan Cetak Al-Qur’an

Jendelainfo.com – Kementerian Agama memberikan teguran keras pihak penerbit Al Quran terkait kekeliruan penempatan halaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *