Beranda / Warta / Kecelakaan Motor Menewaskan Seorang Pengendaranya, Rekanya Berhelm Selamat

Kecelakaan Motor Menewaskan Seorang Pengendaranya, Rekanya Berhelm Selamat

Jendelainfo.com – Senin dini hari (10/4) sekitar jam 02.00 terjadi kecelakaan motor. Tragedi berawal ketika sebuah motor Honda Revo bernomor polisi KT 2763 GF melesat dengan kecepatan tinggi dari arah Jelerai menuju Tanjung Selor.

Saat melintas di tikungan, tepatnya di dekat Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Selor, motor diduga kehilangan kendali dan menabrak median jalan dan lampu penerang jalan.

Sang pengendara motor yang berinisial W (27) diduga tewas karena mengalami luka fatal pada bagian kepala akibat berbenturan langsung dengan median jalan, dan sayangnya korban yang merupakan salah satu warga Sabanar Baru, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, saat itu tidak memakai helm.

Adapun rekan korban yang dibonceng beinisal E (27) tidak mengalami luka parah, Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kasat Lantas AKP Aditiya Rochaulia Suharto menjelaskan, “Rekan korban yang dibonceng mengalami luka ringan pada bagian wajah dan tubuhnya. Dia masih menjalani perawatan di rumah sakit. Rekan korban selamat karena menggunakan helm”.

Selanjutnya beliau menerangkan bahwa saat dirinya mendatangi lokasi kejadian, terlihat di TKP darah yang berceceran dan kondisi median jalan yang telah rusak karena terkena hantaman keras. “Pengendara lakalantas tunggal ini telah melanggar pasal 106 ayat 1, pasal 281, pasal 283, pasal 310 ayat 2 UULAJ no 22 Tahun 2009”, pukasnya.

Pembaca jendelainfo.com yang budiman, kejadian di atas hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa menggunakan helm saat berkendara adalah perkara yang sangat penting. Karena perkara ini merupakan ikhtiar atau usaha yang merupakan bentuk tawakal seorang hamba kepada Allah ta’ala.

Disamping merupakan bentuk ikhtiar dalam melindungi diri, menggunakan helm saat berkendara juga merupakan salah satu bentuk ketaatan kita sebagai rakyat terhadap pemimpinnya yang muslim, Allah berfirman,

《يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ》

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kalian.”(QS. An Nisa’: 59).

Pembaca jendelainfo.com yang budiman, jika seorang muslim mematuhi peraturan-peraturan pemerintah yang tidak bertentangan dengan syariat agamanya karena didasari keimanan dan dalam rangka melaksanakan ayat Allah di atas, maka insya Allah amalannya akan bernilai sebagai ibadah. Semoga bermanfaat. (Ulungtoto)

Baca Juga

Pemudik Motor Terlindas Bus di Garut

Jendelainfo.com – Datangnya ajal, siapa dapat menduga, Muhana (63) meninggal dunia di tengah perjalanan mudik. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *