Beranda / Warta / Kemendagri Dapatkan Lagi Informasi KTP Elektronik Diduga Palsu

Kemendagri Dapatkan Lagi Informasi KTP Elektronik Diduga Palsu

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Dukcapil mendapat laporan dari Bea Cukai Soekarno Hatta mengenai adanya pengiriman barang dari Kamboja yang di dalamnya berisi KTP Elektronik.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Bea Cukai. Bahkan di arahkan bertemu langsung Direktur Kepabeaan Internasional, Ditjen Bea Cukai, Robert Marbun.

“Diinformasikan bahwa memang benar ¬†terdapat pengiriman barang cetakan yang berasal dari Kamboja,” kata Zudan, Kamis (8/2).

Barang cetakan tersebut dikirim melalui Jasa Pengiriman FEDEX melalui Bandara Soekarno Hatta. Sesuai prosedur di sana, pihak Kantor Bea Cukai kemudian melalukan pemindaian melalui XRay sehingga terlihat isinya terdapat KTP elektronik.

Selain itu, ada juga buku tabungan dan kartu ATM serta NPWP. Karena dicurigai barang cetakan itu merupakan dokumen palsu, maka Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta menahan barang tersebut dan dilakukan pemeriksaan fisik.

“Diinformasikan oleh pihak Bea Cukai, karena ini sudah delik hukum, maka kasus ini akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya utk penanganan lebih lanjut,” tambah Zudan.

Adapun barang bukti serta pelaporan oleh Pihak Bea Cukai akan dilakukan hari ini. Sedangkan untuk jumlah KTP-el yang dikirim dari Kamboja tersebut, pihak Bea Cukai belum berani menginformasikan jumlahnya.

“Untuk pengecekan dan verifikasi lebih lanjut oleh Ditjen Dukcapil terhadap jumlah dan kebenaran dari KTP el, pihak Bea Cukai menyarankan berkoordinasi dengan polda setelah ini,” ujar dia.

Demikian informasi resmi yang dipublikasikan di website resmi Kementerian Dalam Negeri yang dapat diakses melalui tautan berikut.

Semoga Allah menjaga stabilitas keamanan negeri. Ya Allah berilah petunjuk dan perlindungan kepada pemerintah Indonesia. Ya Allah, jadikanlah negeri ini aman sentausa, adil dan makmur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *