Kenapa Agama Islam Memberikan Perhatian Besar Terhadap Menembak?

Jendelainfo.com – Perlu untuk diketahui bahwa agama Islam menaruh perhatian yang sangat besar terhadap berbagai perkara yang banyak mendatangkan manfaat. Maka, tidaklah perkara tersebut mengandung suatu manfaat kecuali Islam akan membimbing kita untuk mengerjakan amalan tersebut. Termasuk dalam perkara bermanfaat adalah belajar dan berlatih menembak. Lantas, manfaat apa yang ada sehingga agama Islam memberikan perhatian besar terhadap menembak?

Pernah Rasulullah Shallallahu ’alaihi wasallam berkhutbah di atas mimbar dan membacakan ayat

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ

“Dan persiapkanlah bagi mereka al quwwah (kekuatan) yang kalian mampu‘ (QS. Al Anfal: 60)

Rasulullah melanjutkan sabdanya:

ألا إنَّ القوةَ الرميُ . ألا إنَّ القوةَ الرميُ . ألا إنَّ القوةَ الرميُ

“Ketahuilah bahwa al quwwah itu adalah keahlian menembak (sampai 3 kali)’” (HR. Muslim)

Imam Nawawi ketika menjelaskan hadits

ألا إنَّ القوةَ الرميُ

“Ketahuilah bahwa al quwwah itu adalah keahlian menembak”

Beliau menjelaskan: “Dalam hadits ini dan hadits-hadits lain yang semakna ada keutamaan keahlian menembak serta keutamaan keahlian dalam bertempur, juga anjuran untuk memberi perhatian pada hal tersebut dengan niat untuk jihad dijalan Allah. Termasuk juga latihan keberanian dan latihan penggunaan segala jenis senjata. Juga perlombaan kuda, serta hal-hal lain yang sudah dijelaskan sebelumnya. Maksud dari semua ini adalah untuk latihan perang, mengasah keahlian dan mengolah-ragakan badan” (Syarh Shahih Muslim, 4/57).

Keutamaan keahlian menembak atau melempar dalam jihad dijalan Allah sangat banyak disebutkan dalam dalil-dalil syari’at, diantaranya sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam:

مَن رَمَى بسهْمٍ في سبيلِ اللهِ ؛ كان له نورًا يومَ القيامةِ

“Barangsiapa yang menembak satu panah dalam jihad dijalan Allah ia mendapat satu cahaya di hari kiamat kelak” (HR. Al Baihaqi)

Nabi Shallallahu ’alaihi Wasallam bersabda:

مَن بلغَ بسَهْمٍ في سبيلِ اللَّهِ ، فَهوَ لَهُ درجةٌ في الجنَّة

“Barangsiapa yang menembak satu panah yang mengenai musuh dalam jihad dijalan Allah, baginya satu derajat di surga.” (HR. An Nasa’i)

Juga Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

مَن رمى بسَهْمٍ في سبيلِ اللَّهِ فَهوَ عدلُ محرَّرٍ

“Barangsiapa yang menembak satu panah dalam jihad dijalan Allah setara dengan memerdekakan budak‘” (HR. An Nasa’i)

Bahkan keutamaan menembak musuh dalam jihad dijalan Allah walaupun tembakannya tidak mengenai musuh tetaplah hal ini mendapatkan keutamaan. Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

مَن رمى العدُوَّ بسَهمٍ فبلغَ سَهمُه العدوَّ أصابَ أو أخطأَ فعدلُ رَقَبةٍ

“Barangsiapa yang menembak satu panah kepada musuh baik kena atau tidak kena, pahalanya setara dengan memerdekakan budak” (HR. Ibnu Majah)

Bersemangat untuk Belajar dan Berlatih

Maka sudah sepantasnya agar kaum muslimin untuk bersemangat di dalam belajar dan berlatih menembak. Janganlah malas mengerjakannya karena agama Islam memberikan perhatian besar.

Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

ستفتح عليكم أرضون ويكفيكهم الله فلا تعجز أحدكم أن يلهو بسهمه

“Kelak negeri-negeri akan ditaklukkan untuk kalian, dan Allah mencukupkan itu semua atas kalian, maka janganlah salah seorang diantara kalian merasa malas untuk memainkan panahnya” (HR. Muslim)

Demikianlah kenapa agama Islam memberikan perhatian besar terhadap menembak. Apakah anda sudah belajar dan berlatih menembak? (AAF)

 

BACA JUGA : 

  1. Tahukah Anda bahwa Belajar dan Berlatih Menembak Termasuk Bimbingan Islam?

  2. 5 Hal Yang Penting Diketahui Tentang Tauhid

  3. Antara Ahok, NU-Banser dan Kaum Bumi Datar

Baca Juga

KTT Arab Islam Amerika: Iran Pelopor Terorisme

Jendelainfo.com – KTT Arab Islam Amerika membuka tabir pelopor terorisme yang mengatasnamakan Islam. Raja Salman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *