Beranda / Fokus / Komunisme Ajaran Iblis, Sesat dan Menyesatkan

Komunisme Ajaran Iblis, Sesat dan Menyesatkan

Jendelainfo.com – “Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya…” Sepenggal sumpah Iblis yang Allah wahyukan di dalam Al-Qu’ran.

Iblis dan bala tentaranya, telah bersumpah, ingin menyesatkan manusia dengan berbagi cara. Dan di antara usaha tipu dayanya berupa bisikan keraguan di hati manusia tentang adanya Allah pencipta alam semesta ini.

Orang-orang yang tertipu, tersesat muncul sebagai pengingkar yang menafikan keberadaan Allah Rabb semesta alam. Sebutlah diantaranya Fir’aun pada zaman dahulu dan Karl Marx seorang atheist pengusung ajaran komunisme pada zaman sekarang.

Allah kabarkan di dalam kitab-Nya yang mulia tentang perkataan iblis:

إِنَّكَ مِنَ المُنظَرِين قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ المُسْتَقِيمَ ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

“Iblis menjawab: “karena Engkau telah menghukumi saya tersesat maka saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang mereka dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan dari mereka bersyukur (ta’at).” (QS. Al A’araf: 16 – 17).

Dalam ayat lain Allah Ta’aala berfirman;

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

“Iblis menjawab, “Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.”

Usaha Iblis dalam Tipu Daya

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ مَنْ خَلَقَ كَذَا مَنْ خَلَقَ كَذَا حَتَّى يَقُولَ مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ

“Setan akan mendatangi salah seorang di antara kalian dan berkata, siapa yang menciptakan ini? siapa yang menciptakan itu?’ Hingga ia bertanya, siapa yang menciptakan Rabbmu?’
Apabila setan telah sampai pada pertanyaan ini, mohonlah perlindungan kepada Allah dan berhentilah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hal inilah yang terjadi pada tokoh-tokoh Komunis, yang tertipu dan akhirnya mengikuti bisikan Iblis. Pengusung ajaran sesat dan menyesatkan, ajaran kufur, ajaran Komunisme. Tersebutlah Karl Marx seorang atheits yang mengingkari adanya pencipta alam semesta ini, yaitu Allah.

Begitu juga Lenin. Yang diantara ucapan–ucapan jelek mereka -naudzubillah- Karl Marx berkata:

“Eksistensi Tuhan tidak masuk akal! Tuhan adalah konsep yang menjijikkan! Pendek kata, aku menaruh dendam kepada apa saja yang dinamakan dengan Tuhan!”Karl Marx juga mengatakan: “Agama adalah racun narkoba bagi masyarakat! Menghujat agama adalah syarat utama dari semua hujatan!”

Lenin juga berkata:

“Matilah! Mampuslah agama! Hiduplah Atheisme! Kita harus memperlakukan agama dengan bengis! Kita harus memerangi agama!”

Dan tokoh-tokoh komunis lainnya.

Bahkan dalam perjalanan komunis, para tokoh komunis beserta para pengikutnya berani dan secara terang-terangan mencela Allah, mencela Islam sekaligus mencela Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Mereka memusuhi dan memerangi orang-orang yang beriman kepada Allah. Ajaran di antara sekian ajaran Iblis yang dilakukan oleh Komunis.

Telah terjadi pada masa lalu, lembaran kitab sejarah mencatat, dimana LEKRA/PKI sangat getol mengadakan pertunjukan ketoprak, wayang orang, dan sesekali ludruk dari Jawa Timur. Dengan tema mencela Allah, dan mencela agama islam.

Mereka mementaskan Lakon Patine Gusti Allah (Matinya Gusti Allah ), Gusti Allah dadi manten (Gusti Allah Jadi Pengantin). Dan judul-judul semakna lainnya.

Allahu Akbar…
Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan…
semoga Allah membinasakan mereka.

Allahu Akbar…
Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan…
semoga Allah membinasakan mereka.

Mengolok-olok Ayat-ayat Al-Qur’an

Allah Azza wa Jalla berfirman;

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَ

ائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ
“dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya Kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.” (QS. At-Taubah: 64-66)Kalau dalam ayat di atas, orang yang bersenda gurau dalam mengolok-ngolok Allah, ayat-ayat Nya dan Rasul Nya menjadi kafir, lalu bagaimana yang memang secara sengaja mencela, mengolok-ngolok Allah, ayat-ayat Nya dan agama Nya. Tentu lebih jelas kekafirannya

Selain Iblis mengajarkan kepada komunisme untuk mengingkari adanya pencipta alam semesta yaitu Allah, dan mengajarkan untuk mencela Allah, iblis juga mengajarkan kepada komunis untuk menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

Komunisme tidak melihat dan tidak peduli jalan apa yang mereka tempuh, apakah dengan kekerasan, pembunuhan dan pembantaian. Hal ini benar-benar dilakukan dalam perjalanan komunis di dunia.
Stalin, Polpot, Mao Zedong (Mau Tse Tung) dan yang lainnya dari tokoh-tokoh komunis tak segan-segan melakukan pembunuhan dan pembantaian. Ribuan orang bahkan jutaan manusia telah mereka bantai.

Termasuk di negeri ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia, betapa banyak kaum muslimin dibantai. Sejarah kelam Partai Komunis Indonesia menggoreskan catatan hitam tentang 6 Jenderal dibunuh dan kekejaman yang lainnya yang berulang kali terjadi.

Allah Ta’aala berfirman:

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, Maka seakan-akan Dia telah membunuh
manusia seluruhnya.” (QS. Al-Maidah:32)

Banyak hal berupa kerancuan, kebingungan, kesesatan telah dibisikkan dan diajarkan Iblis kepada komunisme. Hal yang sangat jelas tampak dalam sepak terjang komunisme penganut paham komunis di berbagai penjuru dunia termasuk di negeri kita. (Joko)

Baca Juga

Houthi Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi

Houthi Kembali Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi

  Kelompok Syiah Houthi Kembali Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi – Arab Saudi mengumumkan telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *