Beranda / Bimbingan Islam / Aqidah / Makna Dua Kalimat Syahadat

Makna Dua Kalimat Syahadat

Jendelainfo.com – Memahami makna dua kalimat syahadat adalah perkara pertama dan utama. Dua kalimat yang mesti dipahami oleh setiap muslim, kalimat yang dengannya seorang kafir bisa masuk Islam, yaitu asy ahadu Al Laa Ilaha illallah wa asyhadu anna muhammaddarrasulullah.

Lalu apa maknanya? Berikut ini penjelasan ringkas tentang nya.

Makna Laa ilaha illallah adalah:

لا معبد بحق الا الله

Tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah kecuali Allah.

Dalilnya adalah Allah Subhaanahu wata’aala berfirman:

ذَلِكَ بِأَنَّ اللهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ

“(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena Sesungguhnya Allah, Dialah (ilah/sesembahan) yang haq dan Sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, Itulah yang batil, dan Sesungguhnya Allah, Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha besar.” (Al-Haj : 62)

Syarat-Syarat Laa Ilaha Illallah

Kalimat Laa Ilaha illallah mempunyai syarat-syaratnya yang harus dipenuhi bagi orang yang mengucapkannya. berikut ini syarat-syaratnya:

  1. Ilmu, mengilmui/memahami makna yang benar dari kalimat Laa Ilaha Illallah;
  2. Yakin, menyakini makna atau kandungan kalimat Laa Ilaha Illallah;
  3. Ikhlas, Ikhlas mengucapkan kalimat Laa Ilaha Illallah dan memurnikan ibadah hanya kepada Allah;
  4. Shidiq (jujur), sejalannya hati dengan apa yang di ucapkan dari kalimat Laa Ilaha illallah, yaitu hatinya membenarkannya;
  5. Mahabbah (cinta), Mencintai kalimat ini berserta konnsekuensinya;
  6. Inqiyad (tunduk), Tunduk terhadap hak-hak kalimat Laa Ilaha Illallah
  7. Qabul (menerima), Menerima kalimat ini berserta konsekuensinya.

Konsekuensi Laa Ilaha Illallah

Konsekuensi nya adalah  tidaklah dia beribadah kecuali hanya kepada Allah semata. Tidak kepada Allah dan juga kepada yang lainnya. Namun dia beribadah hanya kepada Allah, seluruh ibadahnya hanya untuk Allah.

Adapun Makna Muhammadarrasulullah adalah:

“Pengakuan secara bathin dan secara dhahir bahwasanya Muhammad seorang hamba Allah dan utusan-Nya yang diutus untuk manusia seluruhnya.”

Dalilnya adalah Allah subhaanahu wata’aala berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ

“Dan Kami tidaklah mengutusmu melainkan untuk seluruh manusia.” (As-Saba’: 28)

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا

“Dan katakanlah (Muhammad) : ‘Hai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah kepada kamu semua.’” (Al-A’raaf : 158)

Dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:

وَأُرْسِلْتُ إِلَى الْخَلْقِ كَافَّةً

“Aku diutus untuk seluruh manusia.” (HR. Muslim)

Konsekuensi Syahadat Muhammadarrasulullah, yaitu:

  1. Yaitu mentaati perintah beliau;
  2. Membenarkan kabar (berita) yang beliau sampaikan;
  3. Meninggalkan perkara-perkara yang beliau larang dan beliau peringatkan;
  4. Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan syari’at (tuntunan) yang telah beliau sampaikan kepada kita;
  5. Mendahulukan ucapan beliau daripada ucapan siapapun.

Itulah penjelasan ringkas tentang makna dua kalimat syahadat dan konsekuensinya semoga penjelasan tersebut bermanfaat. (Joko)

Baca Juga

Houthi Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi

Houthi Kembali Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi

  Kelompok Syiah Houthi Kembali Tembakkan Rudal ke Wilayah Saudi – Arab Saudi mengumumkan telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *