Beranda / Ilmu / Masjid Istiqlal Bosnia Saudara Masjid Istiqlal Jakarta

Masjid Istiqlal Bosnia Saudara Masjid Istiqlal Jakarta

Jendelainfo.com – Pernah mendengar nama masjid Istiqlal? Masjid Istiqlal berdiri kokoh di Jakarta sebagai salah satu ikon di Indonesia. Banyak kepala negara sahabat yang ketika melakukan lawatan ke Indonesia menyempatkan diri untuk berkunjung ke sana. Tidak terkecuali Raja Salman bin Abdul Aziz. Tetapi, yang akan diulas berikut ini adalah masjid Istiqlal lain, Masjid Istiqlal Bosnia.

Siapa sangka, nama yang mirip dengan nama Masjid kebanggaan bangsa Indonesia tersebut memang menunjukkan bahwa masjid Istiqlal Bosnia memiliki hubungan darah dengan Masjid Istiqlal Indonesia.

Melongok sejarah berdirinya, masjid Istiqlal Bosnia dibangun atas prakarsa mantan Presiden Soeharto saat beliau melakukan kunjungan kenegaraan ke negara tersebut.

Diberitakan bahwa saat itu Bosnia-Herzegovina sedang mengalami gejolak akibat perang saudara.

Presiden ke-2 RI, Soeharto banyak mendapat sorotan dunia internasional ketika pada dasawarsa 90-an, ia berkunjung ke kawasan Bosnia yang sedang mengalami perang saudara Bosnia-Herzegovina. Ketika itu, Soeharto ingin menunjukkan simpati kepada kaum Muslim di sana, yang dalam posisi sebagai minoritas menjadi bulan-bulanan kelompok etnis lain.

Masjid Didesain Oleh Arsitek Indonesia

Arsitek Seribu Masjid. Demikian julukan yang tersemat pada dirinya. Nama Ahmad Noe’man mungkin jarang kita dengar, namun perlu kita tahu bahwa ia merupakan salah satu arsitek ternama Indonesia yang banyak merancang bangunan masjid-masjid agung di Indonesia hingga luar negeri. Ia juga disebut-sebut sebagai perancang masjid kampus pertama di Indonesia. Ia pun diakui sebagai maestro dan inspirator pembangunan masjid modern. Karya-karya arsiteknya telah masuk dalam buku rancangan masjid-masjid di seluruh dunia.

Cerita paling spesial yang dimiliki oleh Ahmad No’eman adalah kontribusinya dalam merancang masjid Istiklal Dzamija di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina. Ia ditunjuk langsung oleh Presiden Soeharto usai berkunjung dari Sarajevo pada 1995 ketika terjadi pertikaian antara kelompok Muslim dan non-Muslim di Bosnia. Masjid inipun menjadi salah satu bentuk persahabatan antara Indonesia dengan Bosnia-Herzegovina.

Baca Juga

Kepedulian Pemerintah Indonesia terhadap Muslimin Rohingya serta persatuan dan kesatuan

Pidato Presiden Joko Widodo Tentang Persatuan dan Kesatuan

Jendelainfo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat perhatian terhadap kondisi persatuan dan kesatuan di Indonesia. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *