Beranda / Tips / Teknologi Informasi / Melacak Sumber Identitas Anda di Dunia Digital

Melacak Sumber Identitas Anda di Dunia Digital

Perkembangan teknologi informasi membawa arti baru terhadap privasi. Seolah pedang bermata dua, teknologi informasi memberikan ancaman baru terhadap privasi bersamaan dengan manfaat yang dijanjikan.

Perlu dipahami bahwa anonimitas tidak dapat sepenuhnya dijaga di dunia maya. Bahkan, seorang yang tidak bersentuhan dengan dunia maya pun tidak terjamin data privasinya. Sekedar ilustrasi, Raja Kerajaan Majapahit, saya yakin tidak pernah menggunakan telepon seluler apalagi aplikasi jejaring media sosial sejenis Facebook. Tetapi cobalah, Anda akan memperoleh banyak informasi tentangnya melalui mesin peramban web.

Meskipun begitu, terdapat beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga privasi kita. Mungkin tidak sepenuhnya, tetapi ini dapat mengurangi dan menjaga supaya identitas pribadi kita sebagai bagian dari privasi tidak tersebar secara liar di dunia maya.

Langkah pertama dan utama untuk menjaga privasi kita adalah meluruskan niat dan mendisiplinkan diri dalam ber-internet. Berikutnya mengenal beberapa hal yang dapat mengekspos identitas kita. Berikut ini adalah beberapa di antara sumber data bagi identitas kita di dunia maya.

Identitas Anda di Dunia Digital

Nomer Telepon (Phone Numbers)

Setiap perangkat komunikasi telepon pasti dilengkapi nomer telepon untuk dapat terhubung antara satu dengan lainnya. Ini adalah identitas unik, seharusnya, yang dimiliki dan digunakan operator telekomunikasi untuk memberikan layanan komunikasi kepada penggunanya. Tetapi, ini bukan satu-satunya yang digunakan.

Nomor IMEI

Apabila nomor telepon berhubungan dengan operator, maka nomor IMEI berhubungan dengan perangkat seluler. IMIE adalah kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap perangkat seluler. Nomor ini menunjukkan produsen dan jenis perangkat yang dibuatnya. IMEI dapat dengan mudah dilacak. Untuk suatu keperluan, semisal ketika perangkat kita hilang, maka operator seluler dapat dengan mudah, seharusnya, memblokir nomor IMEI perangkat yang dilaporkan hilang tersebut sehingga perangkat tidak dapat lagi digunakan untuk berkomunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *