Beranda / Warta / Mengenal dr. Zakir Naik yang Sedang Berkunjung ke Indonesia

Mengenal dr. Zakir Naik yang Sedang Berkunjung ke Indonesia

Jendelainfo.com – Pemberitaan tentang kunjungan Raja Salman ke Indonesia sungguh telah menyedot perhatian publik. Ramainya pemberitaan tersebut menunjukkan bagaimana kedudukan sang Raja di hati masyarakat Indonesia. Padahal, di saat yang hampir bersamaan, Indonesia juga kedatangan seorang tamu lagi yaitu dr. Zakir Naik.

Siapakah dr. Zakir Naik?

Ramai diberitakan di media internasional tentang sosok dokter satu ini. Beliau dianggap sebagian orang sebagai tokoh penting abad ini di antara tokoh-tokoh Islam. Seorang dokter yang juga dianggap memiliki wawasan luas di dalam bidang perbandingan Agama.
Mengenal dr. Zakir Naik lebih jauh, beliau bernama lengkap Zakir Abdul Karim Naik. Dokter yang lahir pada 18 Oktober 1965 adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama.

Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang aktivis keagamaan yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Sejauh ini, selain jenjang pendidikan formal yang beliau miliki, tidak ditemukan satupun riwayat yang menunjukkan bahwa dr. Zakir Naik pernah menempuh pendidikan dalam bidang keagamaan maupun belajar secara langsung pada seorang ulama.

Tak disangka, dr. Zakir Naik yang minim bekal dasar pendidikan agamanya ini ternyata berani tampil dalam debat-debat terbuka. Bila ditelisik video-video yang diunggah di youtube, ada banyak hal yang membuat merinding dari pernyataan-pernyataan dokter ini.

Misalnya : Dia menyatakan tidak keberatan jika Allah dipanggil “Brahma”
Sang Pencipta. Apabila Allah dipanggil dengan nama “Khaliq”, atau “Sang Pencipta”, atau “Brahma” maka kita tidak keberatan. (Karena maknanya semua itu sama) Tetapi kalau dikatakan bahwa Brahma yang memiliki empat kepala, di setiap kepalanya ada mahkota, dan juga memiliki empat tangan itu disebut sebagai Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, maka kita menolaknya.

Jelas, umat Islam yang mengerti tauhid, mengenal nama-nama Allah (Al-Asmaul Husna) pasti akan mengingkari ucapan dr. Zakir Naik ini. Baik untuk makna pertama yang dia sebutkan, apalagi pada makna kedua.

Baca Juga

KTT Arab Islam Amerika: Iran Pelopor Terorisme

Jendelainfo.com – KTT Arab Islam Amerika membuka tabir pelopor terorisme yang mengatasnamakan Islam. Raja Salman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *