Beranda / Tips / Hiking, Trekking, atau Backpacking?

Hiking, Trekking, atau Backpacking?

Jendelainfo.com – Tentunya masing-masing kita pernah melakukan sebuah kegiatan perjalanan di alam terbuka bukan? Bagi mereka yang pernah melakukan perjalanan di alam terbuka tentunya akrab dengan istilah hiking, trekking, atau backpacking. Sudahkah kita tahu perbedaan dibalik istilah tersebut?

Pada dasarnya, kegiatan perjalanan di alam terbuka yang kita lakukan memiliki misi dan tujuan masing-masing.

Sejenak kita melihat ke belakang. Pada awalnya kegiatan ini berangkat dari suatu kebutuhan masyarakat nomaden di jaman dahulu. Mereka sering berpindah tempat dengan beragam alasan, utamanya untuk bertahan hidup. Selanjutnya kebiasaan ini dilakukan oleh para penjelajah dalam rangka mencari wilayah atau diistilahkan dunia baru.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan terhadap hal tersebut semakin berkurang atau minimalnya bergeser dari tujuan utama. Saat ini kebanyakan orang melakukanya dikarenakan hobi semata.

Saat ini beraktifitas di alam terbuka melakukan perjalanan dialam terbuka sudah menjadi trend yang digandrungi oleh sebagian masyarakat khususnya dari kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa .Akan tetapi kita harus tahu bahwa jenis kegiatan ini memiliki banyak istilah yang bagi sebagian kita dianggap sama padahal itu sesuatu yang berbeda. Sebagai gambaran awal, istilah atau jenis kegiatan yang akan dipilih untuk dilakukan secara tidak langsung akan berpengaruh kepada kesiapan dan persiapan perjalan kita nantinya. Berikut ini jenis perjalanan yang masuk dalam katagori hobi beserta sedikit penjelasanya:

a.    Hiking
Hiking adalah aktivitas satu hari dan dilakukan selama beberapa jam saja melalui medan mendaki yang tidak terlalu tinggi dan tidak rata. Umumnya untuk tingkatan pemula jarak yang ditempuh berkisar dari 5 km hingga 13 km jalan berpasir, tanah atau lumpur di atas ketinggian sekitar 457m dpl (di atas permukaan laut). Selanjutnya, tingkat menengah (intermediate hike) biasanya jarak yang ditempuh sekitar 13 km hingga 22,5 km dengan medan ketinggian sekitar 457 — 1067m dpl. Sementara yang lebih dari itu, tingkat mahir (advance hike) melakukan perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 22,5 km hingga 48 km dengan ketinggian lebih dari 1067m dpl. Tas pundak yang sesuai untuk dibawa dalam aktivitas hiking mulai basic hingga advance berkisar 4 kg hingga 9 kg berikut minuman dan snack.

b. Trekking (Penjejakan)
Trekking adalah serangkaian aktivitas harian berupa hiking yang dilakukan simultan termasuk bermalam di penginapan lokal (huts) atau tenda/shelter. Bekal yang kita bawa biasanya berupa makan utama, snack, air, jaket dan pakaian sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Sementara perlengkapan tidur termasuk tenda, pakaian cadangan, bahan bakar, dan lain-lain dibawakan oleh pengangkut barang/porter. Trekking lebih banyak memakan biaya dibanding hiking dan membutuhkan endurance yang lebih dengan masa pemulihan (recovery) yang lebih minim.

c.    Backpacking
Backpacking yang dimaksud adalah aktivitas perjalanan menginap beberapa hari bahkan berminggu-minggu yang mengharuskan penggiatnya membawa sendiri segala kebutuhannya selama perjalanannya. Biasanya perjalanannya melintasi beberapa desa hingga daerah terpencil (remote backcountry).
Dengan mengenal jenis perjalanan yang akan kita lakukan, kita berharap tidak salah dalam melakukan manajemen perjalanan. Kesalahan dalam manajemen perjalanan dapat berakibat perjalanan tersebut terasa berat bahkan berujung pada kegagalan.(Abdullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *