Beranda / Tips / Bisnis dan Keuangan / Mengenal Standar Nasional Indonesia dan Manfaat SNI bagi Industri

Mengenal Standar Nasional Indonesia dan Manfaat SNI bagi Industri

Jendelainfo.com – Sudahkah Anda mengenal Standar Nasional Indonesia? Apakah manfaat SNI bagi industri dan masyarakat Indonesia? Standar Nasional Indonesia atau disingkat SNI adalah satu upaya pemerintah untuk melindungi dan menumbuhkan industri di dalam negeri.

Sebagaimana telah ditekankan oleh Menteri Perindustrian bahwa Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan salah satu instrumen kebijakan teknis yang sangat penting untuk melindungi industri dan konsumen dalam negeri.

Penerapan SNI dapat mencegah beredarnya produk-produk yang tidak bermutu di pasar domestik termasuk membendung produk impor.

Berdasarkan alasan tersebut, Kementerian Perindustrian telah menerbitkan regulasi berupa Peraturan Menteri Perindustrian dalam upaya pelaksanaan SNI secara wajib bagi produk industri nasional agar berdaya saing. “SNI sifatnya mutlak kalau kita mau masuk menjadi bangsa industri,” tegas Menteri Perindustrian pada Rapat Pimpinan Nasional PT Sucofindo (Persero) di Jakarta.

Contoh Produk Sehari-hari yang Harus Menerapkan SNI Wajib

Saat ini pemerintah memberlakukan dua jenis SNI, yaitu SNI Wajib dan SNI Sukarela. Tidak semua produk industri dikenakan SNI wajib. Berikut ini adalah beberapa contoh produk sehari-hari yang harus menerapkan SNI Wajib:

1. Peralatan Makan dan Minum

Produk melamin memiliki SNI wajib menurut Permendag No. 20/M-IND/PER/2012 dan SNI 7322:2008/. Dengan ukuran SNI kandungan kadmium (Cd), kromium Heksavalen, raksa (Rg), dan timbal (Pb). Lalu memiliki, migrasi global seperti air suling (Simulin A), Asam asetat tiga persen (Simulan B), alkohol 15 persen (Simulan C) dan minyak zaitun (Simulan D).

2. Produk air minum kemasan

Sesuai dengan Peraturan Kementrian Perindustrian (Permenpeind) No. 49/M-IND/PER/3/2012 dan SNI 01-6242-2000 memiliki ukuran SNI seperti, kadar air dari bau, rasa dan warna. Cemaran logam, arsen dan mikroba.

3. Produk Makanan

Tepung terigu menjadi satu dari produk yang harus memiliki SNI wajib menurut Permenperin No. 35 tahun 2011 dan SNI 3751:2009.

4. Produk elektronik

Setrika listrik telah diberlakukan SNI Wajib, sesuai dengan PerMenperind No. 17/M-IND/PER/2012, perubahan atas peraturan Menteri Perindustrian No. 84/M-IND/PER/6/2010 tentang pemberlakuan SNI terhadap tiga produk industri elektronika secara wajib.

Manfaat SNI

Standardisasi dapat digunakan sebagai salah satu alat kebijakan pemerintah dalam menata struktur ekonomi secara lebih baik dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Untuk menghadapi MEA, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sangat diperlukan. Dengan hilangnya hambatan biaya untuk memasuki pasar ASEAN, maka persaingan mengerucut kepada kualitas dan standar produk. Dengan penerapan SNI, diharapkan produk dalam negeri Indonesia tidak hanya mampu berjaya di pasar Indonesia, namun juga mampu menguasai pasar ASEAN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *