Beranda / Kesehatan / Ragam Metode Khitan

Ragam Metode Khitan

Jendelainfo.com – Khitan, bagi seorang Muslim, merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. Namun dalam perkembangannya khitan juga banyak dilakukan oleh Non-Muslim. Hal ini dikarenakan, dalam pandangan mereka secara medis terbukti bermanfaat untuk kesehatan sistem reproduksi.

Musim liburan sekolah adalah kesempatan yang baik untuk dilakukan khitan (sunatan). Waktu-waktu tersebut banyak dipilih untuk khitan yang dilakukan secara pribadi maupun dengan cara mengikuti program khitanan massal dikarenakan ketersediaan waktu yang cukup bagi pemulihan pasca khitan.

Ragam Metode

Ada beragam metode yang bisa dipilih. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Diantaranya, ketersediaan duit di kantong yang seringkali dijadikan pertimbangan utama dalam memilih metodenya.

1. Konvensional

Metode ini paling banyak dipilih karena biaya yang dibutuhkan lebih murah. Alat yang digunakan berupa pisau bedah dan gunting steril. Setelah selesai proses, selanjutnya luka akan dijahit sehingga aman secara medis. Kisaran biaya 500 ribu – 800 ribu.

2. Kauter

Metode Kauter lebih dikenal masyarakat sebagai khitan “laser”. Padahal sebenarnya metode ini bukan menggunakan sinar laser tetapi berupa lempengan elemen yang dipanaskan. Kisaran biaya 700 ribu – 1 juta.

Adapun alat laser yang asli masih sangat jarang kecuali di Rumah Sakit besar yang mengharuskan ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah dengan kisaran biaya yang dibutuhkan cukup mahal.

3. Cincin dan Klamp

Merupakan inovasi dari metode konvensional. Caranya dengan menjepit kulup dengan klamp plastik sesuai ukuran penis dan ujung kulup yang keluar dari tabung klamp dipotong tanpa dijahit. Setelah beberapa hari klamp akan dilepas. Kisaran biaya 700 rb – 1 juta.

Apapun metode yang dipilih, asalkan dilakukan oleh tenaga ahli profesional yang sudah berpengalaman maka aman-aman saja, in syaa Allah. (AH)

Baca Juga

Ada Apa Dengan Khitan pada Wanita?

Jendelainfo.com – Khitan (sunat) pada wanita adalah di antara permasalahan syariat yang sering diperdebatkan bahkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *