Beranda / Warta / Pemerintah Cina Memprovokasi Muslim

Pemerintah Cina Memprovokasi Muslim

Jendelainfo.com – Pemerintah Cina mengklaim bahwa secara resmi menjamin kebebasan beragama. Tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan lain.

Setelah tahun sebelumnya melarang umat muslim di negaranya berpuasa, sekarang mereka melarang penggunaan cadar (burqa) dan pemanjangan jenggot. Suatu hal yang jauh panggang dari api.

Diberitakan di media bahwa mulai hari Sabtu (31/3) pihak berwenang Cina telah memberlakukan larangan memanjangkan jenggot dan menggunakan hijab di tempat umum di Provinsi Xinjiang, yang ditinggali mayoritas Muslim. Larangan itu merupakan dianggap sebagai upaya untuk melawan ekstrimisme dan radikalisme yang mudah muncul di wilayah yang berbatasan dengan Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Afghanistan itu.

Larangan ini mendapat penolakan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia karena mengancam kebebasan beragama.

Pemerintah Cina akan menempatkan petugas di tempat-tempat umum. Seperti bandara, stasiun kereta api dan tempat-tempat umum lainnya. Petugas diminta untuk memeriksa perempuan yang menutupi seluruh tubuh mereka dan melaporkan ke kepolisian.

Pemerintah Cina juga melarang tumbuhnya jenggot yang berlebihan dan penamaan nilai-nilai semangat keagamaan kepada anak-anak tanpa adanya alasan yang jelas. Orang tua harus menggunakan perilaku moral yang baik untuk memengaruhi anak-anak mereka, mendidik mereka untuk menghormati ilmu, budaya, menjunjung persatuan etnis dan menolak ekstremisme.

Pelarangan juga diberlakukan untuk pernikahan yang hanya dilakukan secara agama tanpa mengikuti prosedur hukum serta menggunakan logo halal untuk ikut campur dalam kehidupan sekuler orang lain.

Islam Anti Terorisme dan Radikalisme

Agama Islam sejatinya juga menolak keras ekstrimisme dan radikalisme. Suatu hal yang salah besar apabila mengalamatkan radikalisme kepada Islam. Contoh paling mudah, negara-negara Arab yang merupakan negara-negara Islam, tergabung dalam Liga Arab mengecam keras radikalisme dan terorisme. Langkah nyata menumpas terorisme juga ditempuh dalam berbagai bidang. Yang terdepan dalam hal ini adalah pemerintah Arab Saudi.

(Baca: Salafi – Wahabi Sumber Terorisme ?!)

Islam yang sesungguhnya adalah Islam yang jauh dari radikalisme, sekulerisme, maupun liberalisme. Jihad, jenggot, cadar (burqa) adalah bagian dari syariat Islam. Suatu tindakan tidak bermartabat jika kemudian hal-hal tersebut dikaitkan dengan dengan radikalisme.

(Baca: Pesan Persatuan Dari Raja Salman)

Arab Saudi Negara Islam Sebagai Contoh Perlawanan Terhadap Terorisme

Belum lama ini, Malaysia dan Kerajaan Arab Saudi sepakat untuk semakin memperkuat kerjasama dalam melawan atau memerangi terorisme. Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengatakan bahwa langkah-langkah setrategis akan diambil guna mewujudkan hal tersebut. Di antara hal yang digagas adalah untuk mendirikan King Salman Center for Global Peace di Malaysia.

(Baca: Keseriusan Saudi Memerangi Terorisme dan Sumber Permasalahannya)

Baca Juga

penyelundupan sabu terbesar

Terungkap: Penyelundupan Sabu Terbesar dalam Sejarah

Jendelainfo.com – Penyelundupan Sabu Terbesar – Polisi menggagalkan penyelundupan sabu 1 ton di Anyer, Banten. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *