Beranda / Warta / Putri Arab Berdandan Penari Bali? Baca selengkapnya di sini

Putri Arab Berdandan Penari Bali? Baca selengkapnya di sini

Berikutnya Sebelumnya
Halaman 1 |

Jendelainfo.com – Lawatan Raja Salman ke negara-negara Asia benar-benar menarik perhatian banyak kalangan. Pihak yang suka maupun pihak yang tidak suka sama-sama menyoroti.

Keluarga kerajaan Aalu Suud yang diberi karunia oleh Allah memegang pemerintahan Kerajaan Arab Saudi, yang secara jelas berhaluan Islam dan memperjuangkan Islam, memang dikenal sebagai keluarga pejuang. Para pangeran dan putri kerajaan biasa terdidik untuk membela Islam dan syari’atnya, serta memperjuangkannya di dunia internasional.

Termasuk sosok Raja Salman. Raja yang kaya raya ini – juga para raja Arab Saudi lainnya – harta yang merupakan kekayaan pribadi dan bersih, bukan hasil korupsi atau praktek-praktek kotor lainnya. Dengan hartanya, sang Raja sering berbuat kebaikan untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin. Dana sosial kemanusian disalurkan ke berbagai negara untuk kaum muslimin, entah sudah mencapai berapa ribu trilyun. Semoga Allah menjaga Anda dan keluarga Anda wahai Raja.

(Baca: Bantuan Kemanusiaan Kerajaan Arab Saudi bagi Rakyat Yaman)

(Baca: Kasih Sayang Sang Raja Arab Saudi Terhadap Rakyat Suriah)

(Baca: Muslim Rohingya pun Tidak Luput dari Perhatian Raja Salman bin Abdul Azis)

Ketegasan Raja Salman menghadapi kejahatan radikalisme dan terorisme merupakan fakta yang disaksikan oleh dunia internasional. Bahkan operasi militer di Yaman yang digelar Raja Salman, merupakan bentuk nyata keberpihakan beliau kepada kaum lemah dan tertindas dari kaum muslimin, yang dizhalimi oleh kelompok radikal Syiah Houthi yang didukung Iran.

Wajar jika raja baik itu banyak musuhnya. Mereka ini ingin menyerang dan menjatuhkannya. Termasuk upaya pembunuhan terhadap Raja Salman di Malaysia ketika lawatan resmi ke negara tersebut. Namun berkat kekuatan Allah dan penjagaan-Nya, rencana jahat tersebut berhasil digagalkan. Terbongkarlah bahwa itu semua didalangi oleh kelompok teroris dari unsur Syiah Houthi dan ISIS. Ini semua merupakan konsekuensi perjuangan menegakkan kebaikan di muka bumi.

(Baca: Malaysia Berhasil Menggagalkan Upaya Teror Terhadap Rombongan Raja Salman)

Halaman 2 |

Kerancuan Berita

Jika upaya pembunuhan itu merupakan ancaman terhadap fisik, maka yang tak kalah jahat adalah ancaman yang bersifat non-fisik. Salah satunya dalam bentuk pencitraan buruk dan pencemaran di media massa yang tak jarang ini dilakukan oleh pihak yang juga ikut meneriakkan anti radikalisme dan anti terorisme. Namun mereka punya kepentingan untuk menjatuhkan Arab Saudi dari sisi lain. Pihak tersebut adalah kaum liberalis dan sekuleris, syiah dan komunis pun ikut andil. Bahkan jika ditelisik lebih dalam, beberapa faksi kaum radikalis pun ada juga yang turut melakukan cara tak terpuji ini. Di antara yang dijadikan bahan untu menjatuhkan negara Islam tersebut adalah dengan menyoroti para pangeran dan putri arab.

Tak bisa dipungkiri banyak pihak yang juga berusaha mendapat keuntungan dengan kunjungan Raja Salman yang membawa sekian banyak pangeran, menteri, dan para staff, lengkap dengan berbagai fasilitas mewah lainnya.

Termasuk para awak media terus berusaha mencari-cari berita. Apa saja bisa dijadikan bahan berita. Demikian pula para pegiat pariwisata berupaya mendapatkan kesempatan promosi dengan kedatangan Raja Salman beserta rombongannya.

Seperti yang terjadi kemarin, Kamis (9/3) salah satu media memberitakan bahwa Putri Raja Salman datang ke salah satu spa terkenal di Bali. Hebohnya putri Raja Salman itu mau berdandan dengan kostum penari Bali yang terbuka auratnya, plus berfoto dengan pria pemilik spa tersebut.

Pembaca atau netizen yang cerdas pasti tak akan percaya begitu saja terhadap berita negatif tersebut. Ternyata benar, tak selang berapa lama muncul ralat berita. Bahwa pemilik spa tersebut katanya meluruskan bahwa yang datang bukan putri Raja Salman namun pramugari raja Salman.

Begitulah, sangat mengherankan. Kenapa begitu ceroboh dalam memberitakan. Padahal efeknya sangat besar. Yaitu menjatuhkan nama baik negara Islam dan sekaligus masih sebagai tamu negara kita, yang datang ke Indonesia dalam rangka menjalin hubungan baik. Negara kita pun juga sangat menyambut, menghormati, dan antusias untuk menjalin hubungan sebaik-baiknya dengan pemerintah Arab Saudi. Entahlah, apakah itu sengaja dilakukan ataukah tidak. Yang jelas, perbuatan itu sangat tidak terhormat dan memalukan bangsa Indonesia.

Ternyata, data yang dijadikan landasan pemberitaan merupakan informasi “seadanya” dari pemilik spa tersebut. Dia menyampaikan bahwa, dia mendapatkan informasi, bahwa yang datang adalah dari rombongan Raja Salman. Dengan alasan tak mau mengganggu privasinya, pemilik spa mengaku tidak mau tanya tanya lagi.

Dari situ, mungkin saja karena dapat kesempatan bisa terkenal, pemilik spa mengunggah foto di media sosial bahwa putri Raja Salman datang ke spa-nya dan berdandan ala Bali. Yang kemudian diralat bahwa itu adalah pramugari Raja Salman.

Terbongkar, ternyata yang datang adalah seorang wanita berwarga negara Inggris, bukan wanita arab apalagi mau dikatakan Putri Raja Salman. Dan itu pun menyisakan sebuah keraguan, dari mana pemilik Spa itu tahu kalau kalau wanita Inggris yang datang ke Spa miliknya itu adalah pramugari raja Salman?! Sementara dia sendiri telah menjelaskan bahwa dirinya tak berbicara apa-apa dengan si tamu.

Hendaknya awak media berhati-hati mengambil sumber berita dan berhati-hati pula memberitakan. Jangan terlalu tendensius dan vulgar dalam memberitakan. Janganlah para awak media negeri ini justru merusak nama baik jurnalisme di Indonesia. Kondisi para wartawan yang seperti ini, merupakan salah satu sebab terganggunya stabilitas keamanan, politik, dan ekonomi di negeri nusantara ini. Renungkanlah wahai bangsaku.

Berikutnya Sebelumnya

 

 

Baca Juga

Tuduhan Terhadap Pemerintah Arab Saudi Yang Tidak Pernah Terbukti

Jendelainfo.com – Berikut ini adalah bagian terakhir rangkaian artikel bantahan terhadap tuduhan berbagai pihak terhadap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *