Beranda / Ilmu / Sahabat Terbaik

Sahabat Terbaik

Sebagaimana para nabi terdahulu, di antaranya Nabi Musa alaihis salam dan Nabi Isa alaihis salam, Allah selalu pilihkan bagi mereka sahabat-sahabat terbaik untuk menemani mengemban amanah dakwah yang sangat berat. Meninggikan kalimat Allah hingga yang paling tingginya.

Begitu pula umat ini yaitu umat terakhir dipilihkan oleh Allah untuk nabi-Nya yaitu Muhammad Shallallohu alaihi wasalam sahabat-sahabat terbaik. Rosul bersabda dari sahabat Abdullah Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan :

إِنَّ اللهَ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَوَجَدَ قَلْبَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ، فَاصْطَفَاهُ لِنَفْسِهِ فَابْتَعَثَهُ بِرِسَالَتِهِ، ثُمَّ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ بَعْدَ قَلْبِ مُحَمَّدٍ، فَوَجَدَ قُلُوْبَ أَصْحَابِهِ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَجَعَلَهُمْ وُزَرَاءَ نَبِيِّهِ يُقَاتِلُوْنَ عَلَى دِيْنِهِ، فَمَا رَأَى الْمُسْلِمُوْنَ حَسَنًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ حَسَنٌ، وَمَا رَأَوْا سَيِّئًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ سَيِّئٌ

“Sesungguhnya Allah memperhatikan hati para hamba-Nya. Allah mendapati hati Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hati yang paling baik, sehingga Allah memilihnya untuk diri-Nya dan mengutusnya sebagai pembawa risalah-Nya. Kemudian Allah melihat hati para hamba-Nya setelah hati Muhammad. Allah mendapati hati para sahabat beliau adalah hati yang paling baik. Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka sebagai para pendukung Nabi-Nya yang berperang demi membela agama-Nya. Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin (para sahabat), pasti baik di sisi Allah. Apa yang dipandang buruk oleh mereka, pasti buruk di sisi Allah.” (Diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Musnad, I/379)

Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang paling tinggi ilmunya. Merekalah yang paling paham makna perkataan dan perilaku Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Merekalah manusia yang paling paham tentang Al-Qur’an karena kepadanyalah al Qur’an diturunkan, mereka adalah murid-murid langsung Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga para sahabat benar-benar mengetahui apa yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Para sahabat Rasulullah pula yang menemani Rosululloh baik suka maupun duka,dikala lapang maupun sempit, dikala aman maupun peperangan. Mereka orang-orang yang siap menyabung nyawa membela agama ini. Dan berkat tangan mereka pulalah risalah ini sampai kepada kita saat ini.

Maka waspadailah agama seseorang ketika mereka berbicara tentang kehormatan para sahabat nabi, terlebih ketika mereka angkat bicara mencelanya, apalagi sampai mengkafirkan sahabat Nabi sholallohu alaihi wassalam.

Cukuplah bagi kita sabda Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لاَ تَسُبُّوا أَصْحَابِى ، فَلَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلاَ نَصِيفَهُ

“Janganlah kalian mencela sahabatku. Seandainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas semisal gunung Uhud, maka itu tidak bisa menandingi satu mud infak sahabat, bahkan tidak pula separuhnya” (HR. Bukhari no. 3673 dan Muslim no. 2540).

Semoga Alloh Subhanahu wata’ala memberikan balasan terbaik untuk mereka sahabat Nabi semuanya, dan menghina dinakan mereka pencela para sahabat Nabi apalagi mereka yang mengkafirkanya.(Abdullah)

Baca Juga

Sikap Seorang Muslim Terhadap Sahabat Nabi

Jendelainfo.com – Seorang muslim yang benar dan jujur keimanannyaa akan senantiasa mencintai para sahabat Rasulullah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *