Beranda / Ilmu / Sikap Berlebih-lebihan dalam Beragama di Antara Ciri-ciri Khawarij

Sikap Berlebih-lebihan dalam Beragama di Antara Ciri-ciri Khawarij

Sikap Berlebih-lebihan dalam Beragama di Antara Ciri-ciri Khawarij

Jendelainfo.com – Di antara ciri-ciri Khawarij adalah sikap berlebihan-lebihan dalam beragama. Sikap berlebih-lebihan atau yang diistilah dengan sikap ekstrim ini merupakan perbuatan yang dicela dalam agama Islam.

Sikap ekstrim dibagi menjadi dua yaitu ekstrim kanan maupun kiri. Ekstrim kanan berlebih-lebihan dalam beragama sehingga melewati batasan-batasan yang ditentukan syariat. Ekstrim kiri bermudah-mudahan, menganggap mudah, remeh, tidak kokoh di atas kebenaran. Kedua sikap ini tercela dalam agama kita Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا

“Demikianlah umat ini Kami jadikan sebagai umat pertengahan.” (al-Baqarah: 143)

Kaum khawarij tersesat karena sikap berlebihan dalam beragama, hal ini kemudian mengantarkan mereka menjadi teroris sebagaimana kita kenal saat ini.

Jauh sebelum munculnya kelompok ekstrim ini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan kepada para sahabat,“Hati-hatilah kalian terhadap sikap berlebih-lebihan, karena sesungguhnya yang menghancurkan umat sebelum kalian adalah sikap melampaui batas dalam urusan agama”. Peringatan inipun berlaku untuk umat setelahnya, tak terkecuali di jaman kita.

Di antara ciri-ciri khawarij yang menjadi sifat kelompok teroris berbaju Islam ini yaitu:

  1. Mengkafirkan kaum muslimin disebabkan dosa besar yang mereka lakukan.

  2. Kaum yang muda-muda umurnya.

  3. Tidak ada dikalangan mereka seorang ulama

  4. Tidak wajib taat dan memberontak kepada pemerintah kaum muslimin

  5. Mereka membunuh, memerangi orang-orang Islam dan membiarkan para penyembah berhala (nonmuslim).

  6. Mereka orang yang bodoh akalnya tidak punya hikmah dan ilmu.

Dengan kebodohan, pendeknya akal dan sedikitnya ilmu karena tanpa bimbingan ulama, mereka berkeyakinan bahwa perbuatan mereka ini membuat Allah ridha. Mereka tidak tahu bahwa tindakan mereka tersebut termasuk problem berat, kesalahan fatal dan termasuk salah satu dosa besar yang membinasakan. Mereka tidak sadar bahwa perbuatan mereka merupakan hasil hiasan Iblis yang terlaknat yang diusir dari langit yang telah menabuh genderang permusuhan kepada bapak kita Adam.

Dengan mengetahui sifat-sifat diatas bisa kita ketahui kelompok-kelompok yang ada dimasa ini yang mempunyai pemikiran warisan kelompok yang tersesat pertama kali didalam Islam ini. Dikarenakan kelompok teroris ini senantiasa ada disepanjang masa bahkan Rosululloh telah mengabarkan sampai datangnya hari kiamat sampai mereka berdiri dibarisannya dajjal.

Menjaga, membentengi diri dan keluarga terutama para pemuda kita dari bahaya pemikiran kaum Teroris yang berbaju Islam (Khawarij), dengan cara belajar ilmu agama dengan niat dan cara yang benar merupakan suatu keharusan. Karena didalam sejarahnya mereka senantiasa bermetamorfose mentargetkan generasi muda dalam menggaet mangsanya. (Abdullah)

Baca Juga

bom panci meledak

HEBOH, BOM PANCI MELEDAK DI RUMAH KONTRAKAN KOTA BANDUNG

Setelah berbagai peristiwa teror melanda Indonesia, mulai dari bom bunuh diri dengan meledakan bom, bom …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *