Beranda / Fokus / SYIAH RAFIDHAH DAN YAHUDI SETALI TIGA UANG

SYIAH RAFIDHAH DAN YAHUDI SETALI TIGA UANG

syiah rafidhah dan yahudi

Jendelainfo.com – Begitu banyaknya penyimpangan dan kesesatan Syiah Rafidhah terutama dalam aqidah. Perlu diketahui kesesatan mereka tidak jauh dari kesesatan umat sebelumnya. Bahkan sama persis. Ternyata Syiah Rafidhah dan Yahudi setali tiga uang.

Bukti kesamaan antara Syiah Rafidhah dan Yahudi  adalah :

Bahwa fitnah yang ada pada Rafidhah itu persis dengan fitnah yang ada pada Yahudi. Ketika Yahudi mengatakan bahwa yang layak memimpin kekuasaan hanyalah keluarga Daud, begitu juga Syiah Rafidhah, tak layak memegang imamah (kepemimpinan) kecuali anak keturunan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu.

Begitupun dengan perkara yang lain seperti Jihad. Orang Yahudi mengatakan bahwa :

Tidak ada jihad di jalan Allah sampai Dajjal keluar dan pedang turun di tangan. Sementara Syiah Rafidhah mengatakan : “Tidak ada jihad di jalan Allah sampai Imam Mahdi (Imam ke dua belas mereka) keluar dan ada yang mengomandokan dari langit.”

Tidak hanya itu. Dalam perkara ibadahpun Syiah Rafidhah menyerupai Yahudi dan menyelisihi kaum muslimin.

Orang-orang Yahudi mengakhirkan shalat sampai munculnya bintang-bintang seperti orang-orang Syiah Rafidhah mengakhirkan shalat Maghrib sampai munculnya bintang-bintang.

Catatan penting

Catatan penting

Sedangkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengingkari hal itu. Sebagaimana dalam hadits :

لاَ تَزَالُ أُمَّتِي عَلَى فِطْرَةٍ مَالَمْ يُؤَخِّرُوْا الْمَغْرِبَ إِلَى اشْتِبَاكِ النُّجُوْمِ

Umatku masih dalam keadaan fitrah, selama tidak mengakhirkan shalat Maghrib sampai munculnya bintang-bintang. (HR. Imam Ahmad (4/147, 5/417, 422), Abu Dawud (4/8) dan Ibu Majah dalam az-Zawaid dengan sanad Hasan)

Orang-orang Yahudi memutarbalikkan Taurat dan merubahnya, sebagaimana orang-orang Syiah Rafidhah memutarbalikkan Al-Qur’an dan mengubahnya

Selain penyimpangan mereka dalam hal tersebut, Syiah Rafidhah dan Yahudi juga mempunyai pendapat yang sama dalam masalah mengusap Al-Khuf (saat wudhu).

Orang-orang Yahudi berpendapat tidak bolehnya mengusap Al-Khuf (saat wudhu) sebagaimana orang-orang Syiah Rafidhah juga menolak tuntutan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ini.

Tidak hanya itu…

Orang-orang Yahudi membenci malaikat Jibril. Mereka mengatakan ia musuh kami dari golongan malaikat. Sebagaimana Syiah Rafidhah mengatakan bahwa malaikat Jibril salah alamat ketika menyampaikan wahyu kepada Muhammad (Shallallahu ‘alaihi wasallam).

Bagian sekte Syiah Rafidhah yang bernama Al-Gharibiyyah mengatakan :

Jibril telah berkhianat disebabkan telah menyampaikan wahyu kepada Muhammad (Shallallahu ‘alaihi wasallam), sebab yang berhak membawa risalah Islam ini adalah Ali bin Abi Thalib, dengan sebab ini mereka mengatakan Al-Amin (Jibril) telah berkhianat dan menghalangi wahyu dari Ali.

Renungan

Renungan

Wahai saudaraku, kaum Muslimin bagaimana mereka menyangka Jibril telah berkhianat sedangkan Allah Ta’ala telah mensifatinya dengan Al-Amin (terpercaya) dengan firman-Nya :

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

“Telah turun kepadanya Jibril yang dipercaya” (Asy-Syu’ara: 193)

Dan firman-Nya :

مُطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ

“Ditaati dan dipercaya.” (At-Takwir:21)

Lalu apa komentar Anda tentang aqidah ini yang diyakini oleh orang-orang Syiah Rafidhah ?

Syiah Rafidhah dan Nasrani-pun memiliki kesamaan (yang bertentangan dengan ajaran Islam). Yaitu :

Syiah Rafidhah sama dengan orang Nasrani dalam masalah maskawin. Wanita-wanita Nasrani tidak berhak mendapat maskawin karena mereka hanya untuk dipakai bersenang-senang (mut’ah). Begitupun Syiah Rafidhah  melakukan nikah Mut’ah dan menghalalkannya.

Mereka, Syiah Rafidhah berbeda dengan Yahudi dan Nasrani dalam masalah para sahabat Nabinya.

  1. Apabila orang-orang Yahudi ditanya tentang “siapa sebaik-baik pemeluk agama kalian ? Mereka akan menjawab “para sahabat Nabi Musa ‘alaihissalam.”
  2. Bila orang-orang Nasrani ditanya “siapa sebaik-baik pemeluk agama kalian?” Mereka juga akan menjawab “para sahabat Nabi Isa ‘alaihissalam.”
  3. Namun jika orang Syiah Rafidhah ditanya tentang “siapa yang paling buruk dari pemeluk agama kalian ?” Mereka akan menjawab “para sahabat Muhammad (Shallallahu ‘alaihi wasallam).”

Begitu juga dalam masalah takfir (mengkafirkan).

Orang-orang Yahudi dan Syiah Rafidhah selalu mengkafirkan serta menghalalkan darah dan harta orang selain mereka. Mereka mengkafirkan orang-orang yang belum menjalankan ajaran Al-Wilayah yang mereka yakini karena ajaran ini termasuk salah satu rukun agama mereka.  Mereka menyatakan sebagai kafir, dan seperti orang yang  belum mengucapkan dua kalimat syahadat atau meninggalkan shalat. Bahkan ajaran Al-Wilayah ini menurut mereka lebih penting daripada rukun Islam.

Dengan demikian tidak mengherankan jika mereka sangat mengagungkan Abdullah bin Saba’ yang seorang Yahudi. Karena Syiah Rafidhah dan Yahudi setali tiga uang.

Kita berlindung kepada Allah Ta’ala dari syubuhat-syubuhat mereka yang dapat menjerumuskan kita kepada kesesatan. Mari jaga anak-anak dan orang-orang yang kita cintai dari kesesatan ini dengan mendekatkan dan memahamkan mereka kepada Agama Allah Ta’ala. Semoga Allah Ta’ala memberi taufik bagi kita semua untuk berjalan di atas petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam.

 

 

Baca Juga

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG KOTA NAJF DAN KARBALA

AQIDAH SYIAH RAFIDHAH TENTANG KOTA NAJF DAN KARBALA

Orang-orang Syiah beranggapan bahwa lokasi-lokasi kuburan para imam mereka (baik yang hanya diakui belaka atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *