Beranda / Fokus Khawarij / TERJADI LAGI ! KINI TEROR ISIS DI MAPOLSEK KEBAYORAN LAMA

TERJADI LAGI ! KINI TEROR ISIS DI MAPOLSEK KEBAYORAN LAMA

JendelaInfo.com – Tagar #jagakeamananbersama masih menjadi trending di jagat twitter hari ini, setidaknya memuncaki sampai pukul 17an sore tadi. Diantara mereka ada yang nge-tweet agar menghidupkan kembali siskamling, bahkan ada yang menyerukan agar terorisme segera dilumpuhkan dan dimusnahkan.

Hal ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas muslim, sudah jengah dan sangat terusik dengan perbuatan para teroris tersebut. Tentunya yang melatarbelakangi hangatnya topik itu dibicarakan di jejaring medsos tersebut, karena adanya rentetan kejadian dari hasil aksi para teroris yang terjadi akhir-akhir ini.

Belum hilang dari ingatan kejadian penusukan anggota kepolisian di Masjid Falatehan, dekat Mabes Polri ( baca: SELESAI SHALAT ISYA, 2 ANGGOTA BRIMOB DITIKAM TERORIS ).

Kembali, pada hari Selasa 4 Juli 2017 terjadi teror lanjutan, dan hal ini sepertinya menjadi catatan sejarah kelam bagi Kepolisian Republik Indonesia. Pasalnya pada pagi hari tersebut, sekitar pukul 05.30 WIB Mapolsek Kebayoran Lama mendapatkan teror.

Pelaku teror memasangi Mapolsek dengan bendera ISIS, selain itu, pelaku juga mengirim surat kaleng yang isinya ancaman terhadap polisi. Kelompok tersebut menyebut polisi sebagai thogut.

Surat kaleng teroris di Polsek Kebayoran Lama yang berisi selebaran ancaman (Foto: Detik)

Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa sudah sejak lama polisi menjadi sasaran teroris. Hal ini dia sampaikan selasa (4/7/17), di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Aryo juga menambahkan bahwa semua harus waspada dan “kami terus meningkatkan kewaspadaan”.

Apabila membaca isi surat kaleng yang dikirimkan pelaku, maka ada “ketegasan” mereka dalam menghukumi masyarakat Indonesia secara umum.

Yang sangat menonjol dari surat ancaman tersebut adalah sikap keras terhadap pemerintah Indonesia. Sehingga dengan itu sangat terlihat kebodohan mereka dalam menyikapi kondisi yang ada.

Pelaku melupakan hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, yang menasehati kaum muslimin apabila mendapati kondisi seperti dibawah ini :

إِنَّهُ سَتَكُونُ أُمَرَاءُ تَعْرِفُونَ وَتُنْكِرُونَ فَمَنْ أَنْكَرَ فَقَدْ بَرِئَ وَمَنْ كَرِهَ فَقَدْ سَلِمَ، وَلَكِنْ مَنْ رَضِيَ وَتَابَعَ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، أَفَلَا نُقَاتِلُهُمْ؟ قَالَ: لَا، مَا صَلَّوْا لَكُمُ الْخَمْسَ

“Sungguh akan ada pemimpin-pemimpin yang kalian kenal (kebaikan mereka, -pen.) dan kalian ingkari (kemaksiatan mereka, -pen.). Barang siapa mengingkari kemaksiatannya, dia terlepas dari tanggung jawab; dan barang siapa membencinya, dia selamat, tetapi (yang berdosa adalah) mereka yang ridha dan ikut.” Sahabat bertanya, “Bolehkah kami memerangi mereka?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak boleh, selama mereka mengerjakan shalat lima waktu bersama kalian ( H.R Bukhari dan Muslim)

Belajar dari kasus sebelumnya, yang mana pelaku teror menyerang dua anggota Brimob yang baru saja selesai shalat isya, maka fakta tersebut membuktikan para teroris tidak menggubris hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam di atas.

PENTING DIKETAHUI >> MENGEJUTKAN, BERTAHUN TAHUN ARAB SAUDI MENYIMPAN BUKTI KONSPIRASI QATAR (2)

Baca Juga

Bom Bunuh Diri di Dekat Masjidil Haram

ALHAMDULILLAH, RENCANA TEROR MASJIDIL HARAM BERHASIL DIGAGALKAN

Jendelainfo.com – Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan keberhasilannya menggagalkan serangan teror yang menargetkan Masjidil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *