Beranda / Warta / Terorisme Menimbulkan Krisis Keamanan

Terorisme Menimbulkan Krisis Keamanan

Jendelainfo.com – Terorisme adalah faktor utama penyebab krisis keamanan.

Ancaman dan aksi teror bom yang saat ini sering terjadi mengakibatkan kerugian sangat besar. Selain jatuhnya korban, efek lain yang dirasakan masyarakat dari teror tersebut adalah hilangnya rasa aman atau disebut krisis keamanan.

Padahal, sudah terlalu banyak ayat-ayat dalam Al Qur’an yang menjelaskan tentang nikmatnya rasa aman.

Di antaranya, Allah Subhanahu Wa ta’ala memberikan jaminan keamanan perjalanan siang maupun malam hari pada suatu kaum :

 

سِيْرُوْا فِيْهَا لَيَالِيَ وَاَيَّامًا اٰمِنِيْنَ

“Berjalanlah kamu di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman.” (Saba’ : 18)

 

Aksi teror yang dilakukan para teroris seakan tidak memperhitungkan atau bahkan tidak peduli dengan ayat tersebut. Alih alih rasa aman, yang ada justru kehancuran.

Sedangkan apabila para teroris mau sedikit menelaah ayat-ayat Al Qur’an dengan benar, di sana akan didapati ayat yang menerangkan bahwa tempat tinggal orang yang bertaqwa adalah berada di negeri yang aman (Surga) :

 

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ مَقَامٍ اَمِيْنٍ

“Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman (Surga),”
(Ad Dukhan : 51)

 

Maka patut dipertanyakan bagaimana para teroris ingin memperoleh negeri yang aman (surga), dalam keadaan mereka sendiri tidak memberikan rasa aman kepada penduduk negeri.

Baca Juga : Pengertian Terorisme dan Sejarah Kemunculannya di Dalam Islam

Stabilitas keamanan, politik, dan perekonomian merupakan tanggung jawab semua pihak. Terutama kaum muslimin, adalah pihak yang paling berhak mewujudkannya. Termasuk di bumi persada Nusantara ini. Sejak awal berdirinya, umat Islam di Indonesia selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan negara.

Maka waspadalah kaum muslimin, jangan sampai anak-anak Anda terjerat jaringan teroris. Sungguh kita berharap dan berdoa semoga putra-putri kita Allah hindarkan dan jauhkan dari menjadi pengacau keamanan dan pembunuh yang jahat. Maka putra-putri kita perlu dididik dengan pendidikan Islam yang benar sehingga bahkan dapat menjadi sebab penanggulangan krisis keamanan. Bukan Islam radikal, bukan pula Islam liberal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *