Beranda / Warta / Tragedi Berulang Soal Ujian Nasional, Kejadian yang Disengaja?

Tragedi Berulang Soal Ujian Nasional, Kejadian yang Disengaja?

Jendelainfo.Com – Untuk kesekian kalinya, Ujian Sekolah yang dilakukan secara nasional berubah menjadi tragedi nasional. Seakan kejadian ini menjadi Ujian Nasional yang sesungguhnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, soal PKn Ujian Sekolah Berstandar nasional (USBN) atau biasa disebut Ujian Nasional (Unas) yang viral di media sosial, terkonfirmasi salah satu pengajar di Lamongan, Jawa Timur. Soal ini ditemukan di salah satu sekolah yang kemudian diunggah pada Senin (21/3).

Sebelumnya, potongan soal mata pelajaran PKn menyoal aksi sweeping rumah ibadah yang dikaitkan sebagai aksi umat Islam. Masih dalam soal tersebut, aksi tersebut diarahkan sebagai bentuk pelanggaran salah satu pasal UUD 1945.

“Rekan saya, seprofesi sebagai guru, melihat soal tersebut. Kemudian memfotonya dan membagikannya di grup internal kami,” ujar salah satu pengajar Ponpes di Lamongan, Sefti Ika Wulansari, Rabu (22/3).

Rekan guru tersebut, lanjut Sefti, adalah orang yang mengambil gambar dalam potongan soal PKn tersebut. Soal tersebut ia foto di akhir tugas pengawasan ujian. Sehingga tidak disebut melanggar kode etik.

Lebih jauh Sefti menjelaskan, bukan hanya soal No.19 saja yang terkesan rasis. Ada soal lain yang juga dianggap bermasalah. “75 persen soal UAM-BN dibuat oleh guru provinsi setempat. 25 persen dari pusat,” kata Sefty menambahkan.

Beberapa komentar dari netizen mengungkapkan bahwa di sekolahnya juga terjadi hal yang sama. “Setahu saya hanya pada soal PKn, yang lain tidak tahu. Dengan kode soal (213),”  ujar Sefti.

Sementara pihak Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kemahasiswaan (KSKK) Madrasah saat ini masih menunggu hasil koordinasi Kanwil Kemenag dengan Dinas Pendidikan di Jawa Timur.

Kenyataan ini tentu membuat kita semua prihatin. Kenapa bisa menyudutkan Islam dilakukan sedemikian rupa. Jika begini siapa sebenarnya yang intoleran dan siapa yang toleran? Bahkan timbul pula pertanyaan yang lebih krusial lagi, kalau begitu toleransi itu apa? Dan berlaku untuk siapa?

Baca Juga

Bogor Berduka

Bogor Berduka, Bencana Kembali Melanda

Jendelainfo.com – Bogor berduka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, kembali melaporkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *